Pengakuan Blak-blakkan Ahok, Kenapa Ia Harus Tetap Jabat Gubernur


gubernur-dki-ahok-konpers-terkait-pilkada-dki_20160805_131243Sudah hampir 1,5 tahun ini Basuki Tjahaja Purnama menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Menurut Ahok, sudah banyak kemajuan yang dicapainya selama memimpin Jakarta. Salah satu yang dicontohkannya adalah dalam penanganan banjir.

Menurut Ahok, kesuksesan yang dibangun selama 1,5 tahun itulah yang dikhawatirkannya akan lenyap apabila pada akhir tahun 2016, terjadi banjir di Jakarta.

Akhir 2016 merupakan pelaksanaan masa kampanye untuk Pemilihan Kepala Daerah 2017.

Ahok khawatir, jika calon petahana harus cuti selama kampanye, maka situasi tersebut bisa saja dimanfaatkan orang tak bertanggung jawab untuk menyudutkan dirinya.

Itu salah satu alasan Ahok kenapa ia harus tetap jabat gubernur saat Pilgub DKI Jakarta 2017 nanti.

Cara yang paling gampang adalah dengan menyabotase agar terjadi banjir di Jakarta.

“Jakarta sekarang tanggul baru diberesin. Tapi kita enggak tahu otaknya orang kayak apa. Kalau ada yang otaknya sakit hati, dia bisa lakukan apa saja kan.”

“Sekarang kamu kira semua PNS suka sama saya? Belum tentu dong. Apalagi gue pecat-pecatin orang,” ujar Ahok di Balai Kota, Jumat (5/8/2016).

Ahok kemudian mencontohkan sempat jebolnya tanggul di Jalan Latuharhari, hingga penemuan kulit kabel hingga perahu kano di gorong-gorong.

Ia menganggap ada unsur kesengajaan di balik semua kejadian itu.

“Diawasi saja orang berani menyumbat. Kamu kira itu kebetulan ada kano, ada kabel, ada macam-macam di got. Apalagi ini Oktober, November, Desember, Januari masa hujan paling lebat ini, La Nina,” ujar Ahok.

Menurut Ahok, kekhawatiran itulah yang disebutnya menjadi penyebab adanya upaya agar ia tidak perlu cuti kampanye. Jika diizinkan, Ahok menyatakan dirinya lebih memilih untuk tidak kampanye.

“Kalau ditinggal, percuma gue kerja 1,5 tahun ini kalau tiba-tiba masuk orang, anggaran serapannya kacau, anggaran ke depannya enggak benar, terus banjir lagi gara-gara semua got tersumbat, kira-kira orang akan bilang saya gagal enggak?” ujarAhok.

“Kalau banjir di mana-mana, Orang Jakarta ingat enggak kalau awal tahun ini enggak ada banjir. Orang cuma ingat Jakarta lagi banjir. ”

“Wah langsung rusak saya. Berarti saya enggak akan jadi gubernur lagi dong,” tambah Ahok.(*)

Berita ini sebelumnya telah tayang di Kompas.com dengan judul:Ini Kekhawatiran Ahok jika Tidak Menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta Lagi.( Trb / IM )

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

2 thoughts on “Pengakuan Blak-blakkan Ahok, Kenapa Ia Harus Tetap Jabat Gubernur

  1. rianto
    August 6, 2016 at 8:08 pm

    pribumi di awasi aja masih berani maling apa lagi ditinggal kampanye,woiiiiiiiiiiii yg doyan maling ini si china atau pribumi islam pukima yah ???

  2. Perselingkuhan+Intelek
    August 8, 2016 at 5:30 am

    Jakarta di tinggal Ahok di Jamin 1000% Hancur Berantakan lagi, akan lebih parah dari sebelumnya, sudah jelas terlihat dalam 1,5 tahun diperbaiki oleh Ahok banyak sekali perubahan Jakarta, ya resiko kalau Ahok diganti Gubernur Baru pasti Bokbrok Langsung

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *