Bagi-bagi angpao, ritual wajib perayaan Imlek


Perayaan tahun baru China Imlek selalu identik dengan angpao di Klenteng Petak Sembilan kawasan Grogol,Jakarta Barat. Masyarakat kerap memanfaatkan moment tersebut dengan beralih profesi menjadi ‘pemburu’ angpao.

“Bagi-bagi angpao itu kan bagian dari budaya Imlek juga, nah para pemburu angpao ini kan hanya bagian dari hal itu. Kita tak melarang, hanya mengatur dan menyediakan tempat bagi mereka menunggu para pemberi angpao di depan klenteng utama itu,” kata salah seorang pengurus klenteng Henky kepada merdeka.com di Klenteng Petak Sembilan Jakarta Barat, Kamis (19/2).

Senada, petugas Satpol PP kelurahan Grogol Raspati mengakui selama ini banyak warga yang datang ke Klenteng Petak Sembilan untuk sekadar berburu angpao. Bahkan, pengunjung sampai berdesak-desakan akibat banyaknya pemburu angpao.

“Jadi tiap tahun mereka itu datang dari mana-mana, Tanggerang, Bekasi, Ciledug, dan lain-lain. Kita pahamilah apa yang mereka cari itu, makanya kita atur. Biar enggak ada keributan saat pembagian angpao itu. Apalagi sampai ada korban, kita menghindari hal tersebut,” ujar Raspati.

Guna menjaga ketertiban dan keamanan para pencari angpao pihak kepolisian wilayah Grogol juga menerjunkan 60 orang personel di Klenteng Petak Sembilan ini. Kemarin, tim Gegana sudah menyisir seluruh wilayah klenteng untuk menjamin perayaan imlek kali ini berjalan dengan aman dan damai.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

One thought on “Bagi-bagi angpao, ritual wajib perayaan Imlek

  1. James
    February 19, 2015 at 9:33 pm

    keren !!! suatu aksi Warga Keturunan Tionghoa kepada Rakyat Indonesia, meski tidak se Agama tapi Tetap Memberi Angpao, jadi ini termasuk Toleransi dan Peduli kepada Rakyat, tapi apa yang diterima oleh Warga Keturunan Tionghoa sebagai imbal balik atau istilah Take anda Give nya ??? hanya dianggap Second Citizen saja, hanya itu tidak lain

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *