Hasyim: Jangan Ragukan Jokowi Pimpin Indonesia


2134274pestarakyat151408280058-preview780x390Mantan Ketua PBNU KH Hasyim Muzadi mengatakan, masyarakat tak perlu ragu dengan kepemimpinan Joko Widodo (Jokowi) sebagai Presiden periode 2014-2019.

“Dalam waktu lima tahun ini Jokowi naik pangkat, mulai dari menjadi wali kota Solo, Gubernur DKI Jakarta hingga sekarang sebagai presiden terpilih,” kata Hasyim di hadapan ratusan ulama pesantren dan cendikiawan yang datang dari 34 provinsi dalam acara sarasehan di Pondok Pesantren Al-Hikam 2 di Depok, Sabtu (30/8/2014), seperti dikutip¬†Antara.

Tokoh nasional juga hadir dalam acara tersebut diantaranya Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Jimly Ashiddiqie, Panglima TNI Jenderal Moeldoko.

Ia mengatakan, setelah melewati tahapan berjenjang dari pimpinan daerah hingga menjadi pimpinan nasional, maka Jokowi sudah teruji sebagai pimpinan yang menjadi harapan rakyat.

“Ini merupakan suatu anugerah, jadi harus kita rawat bersama-sama,” kata Hasyim.

Hasyim mengatakan, ada dua idaman ulama ketika menjadi pemimpin, yaitu kejujuran dan sederhana. Kejujuran merupakan suatu hal yang penting dari seorang pemimpin.

“Jadi jujur yang mengatur nafsu, bukan nafsu yang mengatur kejujuran,” ucapnya.

Dengan kesederhanaan yang ada pada Jokowi, kata dia, diharapkan akan menular kepada pimpinan daerah lainnya, baik di tingkat gubernur, bupati maupun wali kota.

Hasyim juga menngingatkan Jokowi tidak ragu terhadap dukungan para ulama.

“Kalau saya sudah tidak bisa menjadi apa-apa karena sudah ‘expired’ (kesaluwarsa),” katanya.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

One thought on “Hasyim: Jangan Ragukan Jokowi Pimpin Indonesia

  1. James
    August 31, 2014 at 1:10 am

    semoga seluruh Rakyat Indonesia dapat turut serta memberi dukungan sepenuhnya kepada Presdien Jokow dan JK agar tidak terlalu berat beban tugasnya untuk menuju Indonesia Baru, karena ini sangat tugas yang berat setelah sekian puluh tahun Indonesia terpuruk seperti sekarang ini, 69 tahun lamanya Indonesia belum benar-bemar Makmur Sejahtera bagi Rakyatnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *