Cruise Hawaii Tahiti # 5


Di pantai timur Hawaii Big Island

“Bang Jeha, mau pergi ke Hawaii lagi?,” tanya Anda yang belum pernah kesitu dan ingin mentest hamba.Sebab kalau suatu tempat alangkah asyik bagus indah rupawati, umumnya jawabanku adalah ya, mau.Ke Hawaii cukup sekali rek. Kembali fauna dan floranya unik tapi tanah air kita, Nusantara tak kalahuniknya. Banyak species-species aneh diketemukan di Kalimantan misalnya atau setiap kali para biologkesana, ketemu banyak species baru, pertanda evolusi masih terus berlangsung. Satu kecapanturisme Hawaii namun, tak ada binatang buas atau berbisa di kepulauan tersebut, mujur untungnyamereka para warganya. Keindahannya juga tidak

Empok Cecile ikut kursus 'secret to a flatter stomach'

terlalu gila, biasa-biasa saja, Canadian Rockies masihjauh lebih cantik.
Akan halnya keindahan Kepulauan Tahiti, tunggu 5 harian lagi yah. Satu pasutri di meja kami, si Mikedan Sarah, bekerja di Princess. Yakni tukang kasih ceramah, si Mike-nya, di hari-hari kapal di laut.Akibatnya mereka sudah 16 bulan “hidup” di kapal selama 10 tahun terakhir. Seperti trip atau pelayaranini, saya dan Cecile cuma ikut yang 12 hari dari Honolulu ke Tahiti tapi mereka tambah lagi 26 hari sebabseluruh cruise adalah 38 hari untuk dari Tahiti masuk Panama Canal setelah melewati beberapa negaraAmerika Selatan dan

Mujur bisa ada sushi di kapal bule

berakhir nanti di Fort Lauderdale. Ketika saya tanya ke doski, “What is the

Kolam renang seceplikan di Royal Princess

mostbeautiful port in your experiences?”. Ia jawab Moorea, Tahiti dimana akan kami sambangi danbuktikan pendapatnya. Menurut dia Bora Bora kalah padahal pulau itu sering disebut dipilih sebagai salahsatu tempat untuk jangan kojor mati dulu kalau belum kesana :-).
Keasyikan nge-cruise bagi Anda yang bukan wong Asia tulen ūüôā adalah kesempatan menonton showsetiap malamnya. Kemarin dulu malam, seorang gitaris merangkap pelawak bernama Duncan Tuck,menghibur kami. Karena saya cuma bisa main gitar, gaya kampungan alias cuma bisa mengiringilagu asal cord-nya gampang :-), maka saya kagum banget ke si Duncan. Mainnya bergaya flamenco ataugitar klasik, seluruh jari-jarinya ia pakai untuk strumming. Nah, ia mendendangkan salah satu lagu darivocalis yang aku juga ngefans, John Denver, bernama Calypso. Lagunya membawa permenungankehidupan, digubah John ketika ia mengarungi Samudera Pasifik bersama Jacques Cousteau di kapalCalypso. Begini bunyi liriknya bila Anda tidak kenal.
To sail on a dream on a crystal clear ocean,to ride on the crest of a wild raging stormTo work in the service of life and living,in search of the answers of questions unknownTo be part of the movement and part of the growing,part of beginning to understand,
Aye Calypso the places you’ve been to,the things that you’ve shown us,the stories you tellAye Calypso, I sing to your spirit,the men who have served you so long and so well
Like the dolphin who guides you, you bring us beside you

Bill Schoenemann, live master ACBL memberikan pelajaran bridge

To light up the darkness and show us the wayFor though we are strangers in your silent worldTo live on the land we must learn from the seaTo be true as the tide and free as a wind swellJoyful and loving in letting it be
Aye Calypso the places you’ve been to,the things that you’ve shown us,the stories you tellAye Calypso, I sing to your spirit,the men who have served you so long and so well
Dari informasi di GPS dan M/S Streets and Trips, saya tahu bahwa kecepatan kapal saat ini sekitar 30 km/jam. Dibutuhkan 5 hari 16 jam untuk sampai ke Bora Bora. Persisnya berangkat jam 5 sore dari Hilodi hari Senin 28 Maret kemarin, rencana tiba 3 April jam 9 pagi. Kaga ambil untung jadinya total jarak136 x 30 alias 4080 km dari Hilo ke Bora Bora. Untuk mengisi kegiatan selama 5 harian di lautan bebasini, memang banyak pilihannya. Pagi-pagi ada kursus bridge tapi buat beginner level. Kemudian adateknik ngempesin perut sebab konon rata- rata penumpang cruise naik 7 lbs atau 3 kiloan. Bang Jehakemarin nimbang baru naik 3 ons :-). Jangan tanya si Empok berapa, cari perkara hamba namanya :-).Eniwe, sekian dulu kisah hari ini, hari pertama di Samudera Pasifik menuju Bora Bora. Sampai kisahberikutnya, bai bai lam lekom.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *