Sarapan Bersama Atase Marinir Amerika Serikat di Jakarta


Sarapan Bersama Atase Marinir Amerika Serikat di Jakarta

 

Hari ini saya mendapat kehormatan menerima kunjungan Letnan Kolonel Tyler,
Atase Marinir Kedutaan Besar Amerika Serikat di Indonesia, yang datang menemui
saya di Redtop Hotel, Jakarta. Pertemuan ini menjadi kesempatan yang sangat
berharga untuk berdiskusi mengenai berbagai isu, khususnya misi kemanusiaan
terkait pemulangan sisa-sisa jenazah prajurit Amerika Serikat yang gugur di Biak
pada Perang Dunia II.
Sebagaimana diketahui, Letnan Kolonel Tyler sebelumnya telah berkunjung ke Biak
dalam rangka mendukung proses pencarian dan pemulangan para prajurit Amerika
yang gugur. Dalam pertemuan kami, beliau menyampaikan beberapa perkembangan
penting.
Pertama, proses identifikasi sisa-sisa jenazah masih terus berlangsung melalui
pemeriksaan DNA. Apabila identitas para prajurit telah dipastikan, akan
diselenggarakan upacara penghormatan militer sebelum jenazah dipulangkan ke
Amerika Serikat dari Jakarta. Acara tersebut diharapkan akan dihadiri oleh pejabat
tinggi kedua negara sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada para pahlawan
yang gugur.

 

 

Kedua, Tyler menjelaskan bahwa upaya pencarian di Biak terus berlanjut. Saat ini
Pemerintah Amerika Serikat telah menugaskan personel dari Angkatan Udara
Amerika Serikat (U.S. Air Force) bersama seorang pejabat dari Pentagon yang
memiliki tanggung jawab khusus menangani pemulangan jenazah prajurit Amerika
yang gugur di luar negeri. Hal ini menunjukkan komitmen Amerika Serikat untuk
terus menghormati para prajuritnya, meskipun lebih dari delapan dekade telah
berlalu sejak berakhirnya Perang Dunia II.
Ketiga, beliau juga menyampaikan bahwa akan ada tindak lanjut berupa dukungan
kepada masyarakat Biak mengenai penanganan sisa-sisa bom dan amunisi Perang
Dunia II yang hingga kini masih ditemukan di berbagai lokasi. Program ini
diharapkan dapat meningkatkan keselamatan masyarakat sekaligus memperkuat
kerja sama antara Indonesia dan Amerika Serikat.
Selain itu, kami juga membahas hubungan bilateral kedua negara. Tyler
menyampaikan harapannya agar kerja sama Indonesia dan Amerika Serikat,
khususnya di bidang pertahanan dan militer, dapat terus berkembang di masa
mendatang.

Salah satu informasi menarik yang saya peroleh adalah bahwa posisi Duta Besar
Amerika Serikat untuk Indonesia telah kosong selama lebih dari satu tahun. Selama
masa tersebut, operasional Kedutaan Besar dipimpin oleh pejabat karier senior
(Chargé d’Affaires). Beliau juga menjelaskan bahwa jabatan Duta Besar merupakan
jabatan politik yang ditunjuk oleh Presiden Amerika Serikat dan harus memperoleh
persetujuan Senat sebelum resmi bertugas.
Saya mengucapkan terima kasih kepada Letnan Kolonel Tyler atas diskusi yang
sangat terbuka dan informatif. Semoga komunikasi yang baik ini semakin
mempererat persahabatan antara Indonesia dan Amerika Serikat serta mendukung
misi kemanusiaan untuk memberikan penghormatan yang layak kepada para
prajurit yang telah gugur. Semoga seluruh proses yang sedang berjalan dapat
terlaksana dengan baik dan membawa manfaat bagi kedua negara serta masyarakat ( Butce Lie / IM )

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *