Penyerangan di Gereja Sleman, 4 Terluka, Pelaku Ditembak


20111208152822184Aksi kekerasan terjadi di tempat ibadah pada Minggu (11/2). Seorang pemuda yang diketahui bernama Suliyono (21) asal Kandangan Pesanggrahan, Banyuwangi, Jatim melakukan penyerangan dan penganiayaan terhadap jemaat gereja St. Lidwina Dk. Jambon Trihanggo Gamping Sleman, Yogyakarta yang sedang melaksanakan ibadah.

Empat orang terluka dalam peristiwa tersebut, yaitu Budijono (44) yang mengalami luka sobek pada bagian kepala belakang dan leher bagian belakang akibat senjata tajam. Romo Prier mengalami sobek pada kepala belakang akibat senjata tajam, Aiptu Munir Aspol Polsek Gamping mengalami luka pada tangan akibat senjata tajam, dan Martinus Parmadi yang mengalami luka pada punggung akibat senjata tajam. Para korban dilarikan ke RS Panti Rapih, Yogyakarta untuk mendapatkan perawatan.

Menurut keterangan Polisi Polsek Gamping dan saksi-saksi, peristiwa berawal dari pelaku masuk dari pintu gereja bagian barat langsung menyerang Martinus Parmadi Subiantoro dan mengenai punggung sehingga jemaat yang berada di belakang membubarkan diri. Selanjutnya pelaku masuk ke gedung utama gereja sambil mengayun ayunkan senjata tajam sehingga para jemaat juga membubarkan diri. Selanjutnya pelaku berlari ke arah koor dan langsung menyerang romo Prier yang sedang memimpin misa dan pelaku masih menyerang para jemaat yg masih berada di dalam gereja dan mengenai korban Budi Purnomo dengan masih mengayun ayunkan senjata tajamnya.

Petugas Polsek Gamping yang dihubungi via telepon segera datang ke lokasi kejadian. Aiptu Munir mencoba melakukan negosiasi kepada pelaku agar menyerahkan diri namun pelaku berusaha menyerang petugas sehingga petugas mengeluarkan tembakan peringatan  Pelaku masih saja menyerang petugas mengenai tangan Aiptu Munir, sehingga terpaksa petugas mengeluarkan tembakan ke arah pelaku dan mengenai perut pelaku sehingga dapat dilumpuhkan dan di bawa ke RS. UGM.( SP / IM )

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

5 thoughts on “Penyerangan di Gereja Sleman, 4 Terluka, Pelaku Ditembak

  1. Perselingkuhan+Intelek
    February 11, 2018 at 9:06 pm

    seharusnya wajib diTembak Modar saja si ISIS Indonesia Suliono ini, sangat Membahayakan Keamanan Negara dan Bangsa Indonesia pada umumnya agar ISIS Indonesia tidak berkembang biak lebih jauh, itu jelas ISIS Indonesia, mau dibiarkan ? silahkan saja nanti juga akan berdampak lebih parah bagi Pemerintahan Indonesia sendiri karena Tidak Tegas

  2. Perselingkuhan+Intelek
    February 11, 2018 at 9:09 pm

    Intoleran di Sleman, Intoleran di Tangerang dan masih banyak di daerah lainnya, jika Pemerintah tetap tidak Tegas maka suatu waktu mereka akan bergerak Mengancam Pemerintahan yang Sah dan Berdaulat tanpa dapat diatasi sama sekali, Revolusi kah ???

  3. Perselingkuhan+Intelek
    February 11, 2018 at 9:12 pm

    Intoleran Tidak Dapat Diatasi, Korupsi Tidak Dapat Diatasi, Preman Tidak Dapat Diatasi, Keamanan dan Ketertiban Negara Tidak Dapat Diatasi, lama kelamaan Negara Indonesia juga Tidak Dapat Diatasi lagi, tunggu tanggal mainnya

  4. Mursal
    February 23, 2018 at 2:30 pm

    Surat Terbuka.
    Setelah surat tertutup,surat dalam amplop,kami tujukan kepada para pihak di bawah ini :

    1. SEKRETARIS JENDERAL PERSERIKATAN BANGSA-BANGSA
    2. EUROPEAN UNION
    3. KEPALA NEGARA / KEPALA PEMERINTAHAN NEGARA-NEGARA PESERTA UNFCCC.

    Kami mempertanyakan kapan,di mana dan bagaimana,pelaksanaan,implementasi,komitmen,dunia internasional terhadap dampak dari pembangunan kehutanan yang demi kehidupan seluruh manusia yang berada dalam planet bumi ini.
    Yang tertulis,tertuang dalam KESEPAKATAN PARIS,PARIS AGREEMENT,PARIS COP 21.

    Inti / permalahan utama,permasalahan pokok,dari surat kami mempertanyakan tentang kesepakatan dunia internasional di bidang perubahan iklim,yang meminta,menyuruh,memerintah kan negara kami untuk menjaga hutan,walaupun ada kata-kata sukarela, yang menurut negara barat sebagai paru-paru dunia,

    Dalam kesepakatan paris,PARIS COP21, semua DUNIA INTERNASIONAL yang tergabung dalam UNFCCC,turut bertanggung jawab terhadap dampak dari kegiatan, ( kegiatan kehutanan ) mempertahankan,menunda,memperlambat,laju perubahan iklim,menyediakan cadangan karbon bagi dunia internasional,menahan kenaikan suhu bumi di bawah 2 derajat dan lain-lain.

    Apa peduli dunia internasional akibat dari kegiatan kehutanan di indonesia yang mengakibat kan :
    1. makam/kuburan, nenek moyang,leluhur kami di gusur,
    2. lahan pertanian kami di gusur,di garap,di ambil paksa oleh perusahaan
    3. hak sasi manusia kami di langgar,
    4. terjadinya kerusakan lingkungan alam.
    5. tidak ada kepedulian pada dampak sosial,
    sementara kewajiban/janji perusahaan tidak mereka tunaikan seperti :
    1. membangun TANAMAN KEHIDUPAN sebesar 20 % dari areal kerja atau areal tertanam
    2. mengikut sertakan modal koperasi desa
    3. merehabilitasi dan reboisasi DAERAH ALIRAN SUNGAI ( DAS )
    4. Dugaan tidak mentaati,melaksanakan peraturan yang berlaku di REPUBLIK INDONESIA.
    hal ini di lakukan oleh PT.BUMI PERSADA PERMAI,APPGROUP,SINAR MAS GROUP yang produknya,produksinya di beli juga oleh negara peserta UNFCCC dan juga EUROPEAN UNION.

    seperti yang di katakan yth.bapak yusup kalla dalam acara debat kandidat saat kampanye presiden di tv one,…” barat tak adil,kita di suruh menjaga hutan,menjadi satpam hutan dunia sementara hutan mereka telah jauh lebih dahulu habis,toh hutan kita mereka juga yang menghabiskan”….( kalau tidak salah dalam mengingat dan membaca )

    melalui surat terbuka ini,setelah surat tertutup dalam amplop kami tidak mendapat respon,tanggapan,tindak lanjut,kami mempertanyakan.
    Kapan,di mana,bagaimana…..pelaksanaan,tindak lanjut,BUKTI NYATA, dari kesepakatan paris/paris agreement,COP 21…

    Kepada

    Yth.Sekretaris JENDERAL PERSERIKATAN BANGSA-BANGSA
    Melalui administrator facebook united nations

    Dengan hormat,
    ma’af sebelumnya,

    Kami telah memberikan surat kepada sekretaris jenderal perserikatan bangsa-bangsa melalui perwakilan di negara REPUPUBLIK INDONESIA.
    .
    Kami memberitahukan,melaporkan dampak kegiatan tersebut di atas bagi kami masyarakat yang berada di dalam dan sekitar hutan, sesuai dengan kesepakatan paris bahwa pembanngunan dan dampak dari kegiatan tersebut di atas merupakan tanggung jawab seluruh dunia.

    Adapun dampak yang kami terima dari kegiatan kehutanan di bidang hutan tanaman industri di REPUBLIK INDONESIA yang di lakukan oleh PT.BUMI PERSADA PERMAI,APP GROUP,SINAR MAS GROUP adalah :
    1. PELANGGARAN TERHADAP HAK ASASI MANUSIA,
    2. HAK-HAK MASYARAKAT ATAS TANAH ( AGRARIA ) di langgar dengan di serobot,di gusur,di garap paksanya lahan usaha,lahan garapan masyarakat.
    3. TERJADI NYA KERUSAKAN LINGKUNGAN ALAM

    Kami juga meminta kepada DUNIA INTERNASIONAL dan EUROPEAN UNION yang menerima,membeli,produk pulp and paper asal REPUBLIK INDONESIA, agar mempertimbangkan kembali,memikirkan kembali,meninjau ulang pembelian produk PULP and PAPER asal REPUBLIK INDONESIA yang di produksi oleh ASIA PULP and PAPER ( APP ),SINAR MAS GROUP.
    demikianlah ,terima kasih.

    Surat kami berikan pada :

    1. Yth. EUROPEAN UNION

    Tanggal 19 September 2016 di terima oleh saudari Nona dengan nomor Istimewa
    Tanggal 24 Maret 2017 di terima oleh saudari MUTIARA dengan nomor Special Istimewa

    2. Yth.UNIDO,

    Tanggal 16 September 2016 dengan nomor Istimewa
    Tanggal 29 Maret 2017 di terima oleh saudara Lidya dengan nomor Special Istimewa.

    3. Yth.UNDP,
    Tanggal 16 September 2016 dengan nomor Istimewa

    Tanggal 29 Maret 2017 di terima oleh saudara Lidya dengan nomor Special Istimewa.

    4. Yth.United Natons OCHA,
    Tanggal 16 September 2016 dengan nomor Istimewa
    Tanggal 29 Maret 2017 di terima oleh saudara Lidya dengan nomor Special Istimewa.

    Surat ini juga kami sampaikan,berikan kepada KEPALA NEGARA,KEPALA PEMERINTAHAN negara-negara peserta UNFCCC melalui DUTA BESAR sesuai dengan tanda terima yang terdapat dalam foto kronolologi kami.

    KEPALA NEGARA PESERTA UNFCCC melalui DUTA BESAR

    a.Presiden Amerika Serikat
    b. Presiden Cina
    c. Perdana Menteri Jepang
    d. Perdana Menteri Belanda
    e. Perdana Menteri Inggris
    f. Perdana Menteri Perancis
    g. Perdana Menteri Australia
    h. Perdana menteri Norwegia
    i. Perdana Menteri Denmark
    j. Kanselir Jerman
    Melalui surat ini kami meminta kepada DUNIA INTERNASIONAL untuk membuktikan KOMITMEN yang tertuang,tertulis dalam KESEPAKATAN PARIS ( PARIS AGREEMENT / COP 21 ),meminta KONSISTENSI terhadap pelaksanaan butir-butir,poin-poin yang telah di sepakati.

    Kami siap membuktikan kepada dunia internasional,PERSERIKATAN BANGSA-BANGSA,EUROPEAN UNION,maupun NEGARA-NEGARA PESERTA UNFCCC,atas apa yang telah kami beritahukan,laporkan kepada DUNIA INTERNASIONAL.
    Demikianlah surat terbuka ini kami buat,besar harapan kami DUNIA INTERNASIONAL peduli akan permasalahan kami ini,serta dapat kami pertanggung jawabkan kebenaran nya.

    Telang,30 Oktober 2017
    PELAPOR
    Dto
    1. M U R S A L
    2. A R J O N I

    1. Perselingkuhan+Intelek
      February 23, 2018 at 6:50 pm

      yang punya DUIT itulah yang BerKuasa/Pemenang dalam hal apapun, apalagi di Indonesia terlihat jelas sekali nyata yang berDUIT yang berKUASA

Leave a Reply to Mursal Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *