Prabowo Pertanyakan Mereka yang Tertawa Saat Disinggung soal Lemahnya Pertahanan Negara


Calon presiden nomoro urut 02 Prabowo Subianto mempertanyakan respons penonton debat yang tertawa saat ia menyinggung soal lemahkan pertahanan negara.

Prabowo membahas hal ini saat menanggapi capres nomor urut 01 Joko Widodo.

Pada kesempatan itu, awalnya, Prabowo meminta agar Jokowi memberikan perhatian terhadap pertahanan negara. “Saya mohon Pak, bukan menyalahkan. Saya berpendapat, kekuatan pertahanan kita sangat rapuh, sangat lemah.

Bukan salah Bapak, salah enggak tahu saya. Elit,” kata Prabowo. Tak lama, terdengar tawa dari beberapa penonton debat. “Yang ketawa, kenapa kalian ketawa? Pertahanan Indonesia rapuh, kalian ketawa, lucu ya. Kok lucu?,” ujar dia.

Sebelumnya,¬†Prabowo menyinggung pengalamannya di militer dahulu. Ia menyebut budaya ABS atau “asal bapak senang” kental di dunia militer.

“Budaya ABS banyak, Pak. Kalau ketemu Panglima, siap Pak, aman, Pak, terkendali, Pak. Radar cukup, Pak,” kata Prabowo.

“Pak, tidak benar, tidak benar,” kata Prabowo kepada Jokowi. “Saya tidak menyalahkan Bapak. Ini budaya Indonesia, ABS. Jadi mohon kita kaji pertahanan sangat penting, kita tidak mau mengancam siapa pun, tapi kita lemah, Pak,” tambah Prabowo. ( Kps / IM )

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

One thought on “Prabowo Pertanyakan Mereka yang Tertawa Saat Disinggung soal Lemahnya Pertahanan Negara

  1. Perselingkuhan Intelek
    March 30, 2019 at 11:33 pm

    Penonton tertawa karena Badut sedang Bicara, Badut Mantan Kopassus menilai sistim TNI Pertahanan Negara lemah, benar dia sendiri banyak Kegagalan sewaktu masih di Kopassus seperti di Papua dan Timor Timur, Aceh, Maluku, banyak bawahannya mati tertembak dan Baret Merah dan Senjatanya direbut

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *