Ahok: Kota Tua Didiamkan, Tanah Bos Dibantu, Enggak Benar Lu!


105746520160203-092714780x390Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menyindir Wali Kota Jakarta Barat Anas Effendi terkait penggusuran terhadap permukiman warga di belakang Glodok Plaza, Mangga Besar, Jakarta Pusat.

Ia menilai, rencana itu kontras dengan sikap Anas yang cenderung pasif terkait kebijakannya di lokasi lain. Padahal, kata Ahok, kebijakan di lokasi lain yang ia maksudkan itu lebih berkaitan dengan program Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Ahok mencontohkan tidak kunjung beresnya pembenahan Kota Tua dan penertiban permukiman kumuh bantaran kali yang ada di wilayah Jakarta Barat.

“Jalan inspeksi semua enggak lu beresin. Kota Tua enggak luberesin. Kalau enggak ada kasus Glodok, Kota Tua lu diamin. Bantu orang, bos mana lu bantuin. Makanya enggak benar lu,” ujar Ahok di Balai Kota, Rabu (24/8/2016).

Pemkot Jakbar diketahui sudah melayangkan surat peringatan pertama dan kedua kepada warga di belakang Glodok Plaza.

Ahok menegaskan, Pemkot Jakbar tidak boleh meneruskan rencana tersebut. Sebab, lahan tersebut adalah milik pribadi yang tidak ada kaitannya dengan kebijakan pemerintah.

Meski begitu, Ahok mengakui Anas tidak salah karena ada aturan yang memperbolehkan adanya Peraturan Gubernur DKI yang memperbolehkan Pemprov DKI terlibat dalam eksekusi lahan sengketa antarwarga. Sepanjang sudah ada keputusan tetap dari pengadilan yang memenangi satu pihak.

“Ya, memang ada aturan. Tetapi, menurut saya, ngapain sih isenggitu, lho. Orang udah tenteram bukannya didamaikan, malahngancem,” ujar Ahok.( Kps / IM )

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *