Demonstran Paksa Masuk Kompleks Parlemen


2359395massa780x390Demonstran berkumpul di halaman depan Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Sabtu (5/11/2016) dini hari.

Sambil menyerukan aksi damai, massa demonstran tersebut memaksa masuk ke dalam Kompleks Parlemen.

(Baca juga: Demo Siang Hari Tertib, Jokowi Ucapkan Terima Kasih kepada Para Ulama)

Mereka ingin bertemu pimpinan DPR dan MPR untuk menyuarakan aspirasinya.

“Kami minta pada pimpinan MPR/DPR bukan hanya menyambut kedatangan rakyat tapi juga dengan damai bersedia membuka pintu gerbang agar rakyat masuk ke dalam rumahnya,” ujar Ketua Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab, Sabtu.

Ia menambahkan, setelah masuk, demonstran ingin Pimpinan MPR/DPR dapat membuka dialog bersama para ulama dan tokoh yang turut serta dalam aksi tersebut.

“Kalau dibukakan dengan damai, kami juga akan damai untuk bermalam di dalam lingkungan rumah rakyat dan bangsa Indonesia ini,” ujar dia.

(Baca juga: Jokowi: Kerusuhan Usai Demo 4 November Ditunggangi Aktor Politik)

Demonstran yang berkumpul di halaman Kompleks Parlemen tak hanya berasal dari Jakarta dan sekitarnya, tetapi juga dari daerah lain di Indoensia. Mereka terdengar berkali-kali menyerukan takbir. ( Kps / IM )

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

2 thoughts on “Demonstran Paksa Masuk Kompleks Parlemen

  1. Perselingkuhan+Intelek
    November 4, 2016 at 7:48 pm

    mana itu Janji Muluk2 KaPolRI dan Panglima TNI, ternyata Anrkistis diliput TV Al Jazeera pagi ini, buktinya Polisi dan TNI tidak berbuat apa2 sampai terjadi Pembakaran Perusakan seperti sebelumnya, Polisi dan TNI OMPONG cuma Omdo

  2. Perselingkuhan+Intelek
    November 4, 2016 at 7:49 pm

    ternyata Polisi dan TNI Indonesia Memang TAKUT terhadap Preman dan Teroris, itu Bukti tdak bisa dibantah dari Kenyataan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *