Wisata NTB Indonesia Rebranding dengan Tagline Provokatif


Rebranding kegiatan dan industri pariwisata Nusa Tenggara Barat (NTB), Indonesia mengusung tagline yang impressive, dan mengesampingkan pelesetan (istilah lain) yang sudah usang. Taglinebaru lebih provokatif, dan diyakini menarik semakin banyak wisatawan datang ke NTB terutama Lombok dan Sumbawa. Bunyitagline “Holiday is Lombok Sumbawa” menggantikan yang sudah usang, yakni ‘Nasib Tergantung Bali’ (NTB). “Tagline baru dengan suasana baru. Di NTB, semakin banyak destinasi unggulan yang mengombinasikan budaya, alam dan adventure. Wisatawan yang punya passion liburan, pasti memilih Lombok, Sumbawa,” ChairmanBPPD NTB Taufan Rahmadi mengatakan kepada Redaksi (20/8).
Sehingga tidak heran, beberapa hari belakang ini, selebritis dunia mengunjungi Lombok. Salah satunya Gwyneth Kate Paltrow yang sudah sangat dikenal dunia berkat film-filmnya. Selain itu, ada pemain bola Real Madrid Rafael dan pasangannya. “Saya mengibaratkan, berwisata ke Lombok ‘feeling lost’. Karena suasananya juga cocok untukshooting film. Nggak heran, kalau Gwyneth Paltrow sengaja datang ke  Lombok.”
 
Suasana Jakarta dan kota besar lainnya di Indonesia yang semakin sumpek, secara tidak langsung mendongkrak kegiatan wisata NTB. Banyak orang kaya di Jakarta yang berdecak kagum dengankeindahan pantai dengan pasir putihnya. Selain itu, suasana adventure juga memberi suasana feeling lost bagi wisatawan.
Salah satu elemen industri pariwisata yaitu peran para profesionaltour guide (pramuwisata). Mereka berada di garis depan untuk pengembangan industri termasuk produk wisata. Kegiatan pramuwisata sekarang dituntut untuk juga bisa mengedukasi wisatawan baik dalam maupun luar negeri. Terutama untuk produk wisata khas NTB, khususnya kabupaten Lombok dan Sumbawa, mutiara dan kopi sangat diandalkan. “Tour guide harus kasih informasi yang tepat, mana mutiara (ilegal) asal Tiongkok, mana yang budidaya air tawar, air laut. Mereka berada di garis depan untuk pengembangan industri wisata NTB.”
Sementara itu, Uji Gaffar, Direktur BPPD NTB melihat mutiara khas dan asli dari Lombok dan Sumbawa (NTB) dari dua sisi, yaitu iconpariwisata dan industri serta budidaya.Selama ini, mutiara NTB berhasil mendongkrak citra dan PAD (pendapatan asli daerah) NTB. Tetapi di sisi lain, NTB disusupi mutiara ilegal dari sejumlah pintu masuk. Sebagian besar, mutiara ilegal tersebut disusupi dari Tiongkok dan India. Melihat kondisi tersebut, BPPD sangat mengandalkan peran tour guide (pramuwisata) untuk bisa memberi penjelasan kepada turis. BPPD tidak merasa optimis dengan upaya mengatasi penyusupan mutiara ilegal. “Kami berpikir positip saja. (mutiara ilegal) ibaratnya blessing in disguise, pemasaran mutiara khas Lombok secara tidak langsung. Kecuali keaslian kopi Lombok yang tetap terjaga dan mendunia,” Uji mengatakan kepada Redaksi.
BPPD mengambil contoh perbandingan antara mutiara Lombok dengan kegiatan promosi jam tangan mahal, Rolex. Kegiatan promosi Rolex sempat menghabiskan dana miliar-an dolar. Dana tersebut juga digunakan untuk menangkal pemalsuan. Tetapi upaya perusahaan Rolex sia-sia. Karena di pasaran termasuk di Indonesia, Rolex palsu terus beredar serta diperjual-belikan. “Sama seperti mutiara ilegal, yang muncul (di pasaran), tetapi ikut mendongkrak popularitas mutiara yang asli. Kami berharap para tour guide bisa menjelaskan kepada turis asing, mana mutiara asli Lombok dan mana yang ilegal dari Tiongkok atau India.”
BPPD juga masih sangat optimis dengan popularitas mutiara Lombok di dunia. BPPD akan mencari duta, terutama dari kalangan selebritis untuk menjadi duta mutiara khas Lombok dan Sumbawa. Pembudidaya mutiara menyeruak di sepanjang garis pantai NTB. Bahkan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mendirikan Rumah Mutiara Indonesia (RMI) di Lombok. “Daya tarik mutiara Lombok masih tinggi. Kami akan terus memperbaiki, terutama strategi bisnis dan branding (pencitraan). Kami akan fokus pada (kegiatan pengembangan) produk pariwisata, termasuk mutiara.”
Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *