OCTOBER 2025 # 13 : UZBEKISTAN : BUKHARA. ( TAMAT )


OCTOBER 2025 # 13 : UZBEKISTAN : BUKHARA. ( TAMAT )
Sebelum siang ini kita ke airport untuk terbang ke Tashkent , kemudian balik ke Los Angeles.
Masih ada dua tempat yang perlu dikunjungi.yaitu
BAHAUDDIN NAQSHBANDI COMPLEX.
Complex ini terdiri dari  makam Baha -ud – Din Naqshband Bukhari., pendiri tarekat  Naqshbandi yang wafat pada tahun 1389.
Area ini sebelumnya bernama Kasri Arifon. Terletak 10 km di sebelah timur laut Bukhara.dan sudah berdiri selama berabad abad.
Selama kekuasaan Soviet, makam ini ditutup, tidak boleh dikunjungi.  Awalnya didirikan setelah Bahauddin wafat. dan menjadi tempat pilgrim.
Nama lengkapnya adalah Bahouddin Muhammad ibn Burhoniddin. Hidup dari tahun 1318 – 1389 dikenal sebagai Wali Sufi ketujuh.
Di komplek ini terdapat Sumitton Village ,dijuluki juga ” kota orang mati “karena terdapat  makam Bahauddin , juga makam keluarga dan penduduk yang lain.
Terdapat  Saho – khona , sebuah pavilion segi empat bertipe rotunda . Bangunan ini mempunyai 4 dinding  bercekung dan di setiap sudutnya terdapat menara kecil yang ditutupi oleh kubah .Sangat unik dan artistik.
Selain itu terdapat beberapa masjid.dan madrasah.
 
SITORAI MOHI HOSA PALACE.
Dikenal sebagai ‘Palace Like the Stars and the Moon “adalah tempat peristirahatan Emir Bukhara.
Dibangun diakhir abad ke 19 awal abad ke 20.
Kemudian istana ini didedikasikan  Emir kepada istri mudanya yang meninggal dunia. Sekarang menjadi museum.
Kesan terhadap negara negara di Central Asia ini sungguh di luar dugaan.  Sama sekali tidak pernah terbayangkan , kalau kota kotanya begitu indah , unik dan artistik.juga bersih.
Meskipun mereka beragama Islam , tetapi sangat modern. Para wanitanya bebas berpakain dan bekerja.
Banyak yang menyetrir mobil.
Dan di negara ini melarang pakaian niqab ataupun burka. Hanya memperbolehkan satu aliran agama Islam..
Kita tidak pernah melihat homeless, dan tidak ada pengemis. Luar biasa.
Menurut tour guide pemerintah cukup banyak memberikan tunjangan kepada rakyatnya.  Juga banyak orang muda yang pergi ke Rusia sebagai pekerja migran.   Mereka lalu mengirimkan uang untuk keluarganya atau untuk membangun rumah.
Selama tour ini , kita selalu makan baik lunch dan dinner di restoran mewah.  Dengan menu yang enak enak. Dagingnya selalu empuk dan sangat lezat. Sesampai dirumah sudah pasti berat badan bertambah beberapa lb.
Tibalah saatnya berpisah dengan Soyib yang sudah dengan sabar menemani kita.
IM mengucapkan terimakasih kepada nya dan juga ke semua  peserta, sehingga tour ini berjalan lancar dan memberikan kenangan  indah tak terlupakan .  Sampai ketemu lagi di tour mendatang ( es / IM )
FOTO FOTO DAPAT DILIHAT DI FB.WWW.INDONESIAMEDIA.COM
Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *