Senjata api dan amunisi dalam jumlah besar ditemukan polisi Denmark saat menahan empat tersangka anggota Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).
Pada Kamis (7/4/2016) malam, kepolisian Denmark menangkap sekelompok orang di dekat kota Kopenhagen. Mereka diyakini sudah direkrut ISIS untuk melakukan serangan di negeri Skandinavia itu.
“Penangkapan terjadi sebagai bagian dari upaya memerangi orang-orang yang menjadi anggota kelompok teroris di kawasan konflik di Suriah dan Irak utara,” demikian pernyataan kepolisian Denmark.
Keempat tersangka menurut rencana akan dihadapkan ke pengadilan pada Jumat (8/4/2016).
“Kami tahu bahwa orang-orang yang pernah bergabung dengan ISIS di Suriah atau Irak berpotensi menimbulkan ancaman keamanan terhadap Denmark,” kata Menteri Kehakiman Denmark, Soren Pind.
Dinas intelijen Denmark (PET) mengatakan, pada Oktober lalu lebih dari 125 warga negeri itu berangkat ke Suriah dan Irak untuk bergabung dengan ISIS.
Setidaknya 27 orang di antara mereka tewas di medan perang dan sisanya kembali ke Denmark.
Aparat keamanan Denmark meningkatkan kewaspadaan sejak dua orang tewas dalam serangan bersenjata terhadap sebuah ajang debat dan sebuah sinagoge di Kopenhagen pada Februari tahun lalu.( Kps / IM )
operasi pemberantasan ISIS berlangsung terus sampai habis semua