
Pada sebuah seremoni, Trump menandatangani empat perintah presiden di Gedung Putih termasuk yang berkaitan dengan impor.
Keputusan lainnya merujuk pada pemberian rabat (diskon) dari perusahaan farmasi langsung kepada pasien, penyediaan insulin dan EpiPens dengan diskon besar bagi warga berpenghasilan rendah, dan menggunakan harga internasional yang lebih murah atas beberapa pengobatan dari layanan Medicare.
Upaya meloloskan undang-undang utama tahun ini terhenti di Kongres.
Pada hari Jumat (24/7), Trump menyatakan “tidak mau menunggu lebih lama lagi,” dan mengambil tindakan sendiri serta berjanji langkah tersebut akan berdampak pada “pengurangan biaya obat-obatan secara besar-besaran.”
Presiden AS itu juga memaparkan perintah tersebut dapat menjembatani ketidaksetaraan antara harga yang dibayar oleh warga Amerika dibanding dengan warga di negara-negara lain.
“Kita bayar semua penelitian dan semua pengembangannya namun negara-negara lain sama sekali tidak membayar apa pun. Konsumen Amerika yang kemudian membayar harganya,” Trump menambahkan lebih lanjut. ( VOA / IM )














