BTS Festa 13 Tahun Perjalanan Yang Menghubungkan Dunia Melalui Musik dan
Harapan
Oleh Sylvia Tanumihardja / IM
BTS merupakan grup musik asal Korea Selatan yang setiap tahun merayakan hari jadinya
pada tanggal 13 Juni, tanggal debut mereka pada tahun 2013. Saya berkesempatan ikut
merayakan hari jadi mereka yang ke-13, saat mereka menggelar konser BTS World Tour
Arirang in Busan di Busan Asiad Stadium pada 12–13 Juni 2026. Perayaan ulang tahun
BTS selalu menjadi momen istimewa bagi para penggemarnya, yang dikenal sebagai ARMY,
melalui rangkaian acara tahunan bernama BTS FESTA.
BTS FESTA biasanya berlangsung selama beberapa minggu menjelang 13 Juni dan berisi
berbagai konten spesial seperti foto, video, lagu, pesan pribadi anggota, serta kegiatan yang
memungkinkan BTS dan ARMY merayakan perjalanan mereka bersama. Tradisi ini telah
menjadi simbol kedekatan antara BTS dan penggemarnya di seluruh dunia.
Perjalanan BTS menuju puncak kesuksesan merupakan salah satu kisah paling inspiratif
dalam industri musik modern. Mereka memulai karier di bawah BigHit, sebuah agensi kecil
yang pada saat itu belum dikenal luas. Berbeda dengan banyak grup besar yang mendapat
dukungan perusahaan raksasa, BTS harus membangun popularitas mereka secara bertahap
melalui kerja keras, latihan intensif, dan hubungan yang kuat dengan penggemar.
Seiring waktu, BTS berkembang menjadi fenomena global. Mereka meraih berbagai
penghargaan internasional, memecahkan banyak rekor dunia, dan menjadi salah satu artis
Korea pertama yang berkali-kali menduduki posisi nomor satu tangga lagu internasional.
Penghargaan BTS yang paling anyar adalah saat memenangkan Artist of the Year, Best Male
K Pop Artist dan Song of the Summer untuk “Swim” di 52 nd American Music Awards 2026.
Salah satu alasan utama BTS dicintai oleh jutaan orang adalah musik mereka yang membahas
berbagai realitas kehidupan. Sejak awal karier, BTS tidak hanya berfokus pada tema
percintaan, tetapi juga mengangkat isu-isu seperti tekanan akademik, kecemasan, kesepian,
pencarian jati diri, kesehatan mental, persahabatan, dan harapan. Lagu-lagu seperti Magic
Shop, Spring Day, Answer: Love Myself, dan seri album The Most Beautiful Moment in Life
sering dianggap memiliki pesan universal yang dapat dipahami oleh pendengar dari berbagai
budaya dan usia.
Selain musiknya, kisah perjuangan BTS sebagai "underdog" juga menjadi daya tarik besar.
Banyak penggemar melihat perjalanan mereka sebagai cerminan perjuangan hidup sehari-
hari. BTS menghadapi berbagai penolakan, keterbatasan sumber daya, dan keraguan dari
industri sebelum akhirnya berhasil menembus pasar global. Kisah tersebut memberikan
harapan bahwa kerja keras dan ketekunan dapat membawa seseorang mencapai impian yang
tampaknya mustahil.
Faktor lain yang membuat BTS begitu dicintai adalah kepribadian para anggotanya yang
dianggap autentik. Melalui berbagai program seperti Run BTS!, serial perjalanan Bon
Voyage, siaran langsung, dan dokumenter, penggemar dapat melihat sisi manusiawi mereka.
BTS tampil bukan hanya sebagai artis di atas panggung, tetapi juga sebagai individu yang
bercanda, saling mendukung, belajar dari kesalahan, dan menghadapi tantangan hidup seperti
orang lain.
Setiap anggota BTS juga memiliki karakter yang unik. RM dikenal karena kecerdasan dan
kemampuan berkomunikasi. Jin dicintai karena humor dan kehangatannya. SUGA banyak
dihargai karena keterbukaannya mengenai perjuangan hidup dan kesehatan mental. J-hope
terkenal dengan energi positifnya. Jimin sering dipuji karena empati dan ekspresi artistiknya.
V memiliki kreativitas dan karakter yang khas, sedangkan Jungkook dikenal sebagai sosok
multi talenta yang mampu tampil dalam berbagai bidang.
Kualitas pertunjukan BTS juga menjadi salah satu standar tertinggi dalam industri hiburan.
Mereka dikenal melalui koreografi yang presisi, penampilan langsung yang energik, produksi
konser berskala stadion, dan kemampuan membangun hubungan emosional dengan penonton.
Banyak orang yang awalnya bukan penggemar K pop mengakui kualitas konser BTS setelah
menyaksikan penampilan mereka secara langsung maupun melalui live viewing atau online
streaming.
Salah satu pesan yang paling berpengaruh dari BTS adalah kampanye "Love Yourself".
Melalui kolaborasi dengan UNICEF dalam kampanye Love Myself, BTS mengajak
penggemar untuk menghargai diri sendiri, melawan kekerasan, dan membangun kesehatan
mental yang lebih baik. Pesan ini membuat banyak orang merasa bahwa BTS tidak hanya
menawarkan hiburan, tetapi juga nilai-nilai positif yang relevan dengan kehidupan sehari-
hari.
Keberadaan komunitas ARMY menjadi faktor penting lainnya. ARMY tersebar di hampir
seluruh dunia dan terdiri dari berbagai kelompok usia, profesi, agama, serta latar belakang
budaya. Di dalam komunitas ini, banyak orang menemukan persahabatan, dukungan
emosional, dan rasa memiliki. Tidak sedikit penggemar yang menyatakan bahwa mereka
tetap bertahan sebagai ARMY bukan hanya karena BTS, tetapi juga karena hubungan yang
terbentuk dengan sesama penggemar.
Menariknya, BTS memiliki banyak penggemar dewasa berusia 30, 40, 50, bahkan 80 tahun.
Banyak di antara mereka menemukan BTS pada masa-masa sulit seperti kehilangan anggota
keluarga, menghadapi penyakit serius, kelelahan akibat pekerjaan, kesepian setelah anak-
anak dewasa, atau selama pandemi COVID-19. Musik dan pesan BTS sering kali menjadi
sumber kenyamanan, harapan, dan motivasi untuk terus melangkah maju.
Dari sudut pandang neurologi dan psikologi, ketertarikan yang kuat terhadap tokoh publik
seperti BTS merupakan fenomena yang dapat dijelaskan secara ilmiah. Saat seseorang
melihat atau mendengar artis yang dikagumi, sistem visual otak mengenali wajah, suara, dan
gerakan dengan sangat cepat. Area seperti Fusiform Face Area dan Superior Temporal Sulcus
membantu otak mengenali figur yang familiar bahkan hanya dari siluet atau cara berjalan.
Pada saat yang sama, sistem reward otak yang melibatkan Ventral Tegmental Area, Nucleus
Accumbens, dan korteks prefrontal melepaskan dopamin. Neurotransmiter ini berperan dalam
rasa senang, motivasi, antusiasme, dan harapan. Karena itu, penggemar dapat merasakan
kegembiraan saat melihat foto BTS, mendengarkan lagu favorit, atau menantikan konser
baru.
Emosi juga memainkan peran besar. Amygdala dan hippocampus menghubungkan BTS
dengan berbagai pengalaman hidup yang bermakna. Lagu tertentu dapat mengingatkan
seseorang pada masa sulit yang berhasil dilewati atau pada momen penting dalam hidupnya.
Oleh karena itu, banyak penggemar merasa sangat terharu ketika melihat BTS secara
langsung.
Hubungan emosional yang terbentuk selama bertahun-tahun dikenal sebagai parasocial
relationship, yaitu hubungan satu arah antara penggemar dan figur publik. Dalam proses ini,
hormon oksitosin turut berperan menciptakan rasa kedekatan dan keterikatan sosial. Selain
itu, saat menghadiri konser bersama ribuan penggemar lain, peningkatan endorfin dan
serotonin dapat menimbulkan perasaan bahagia, diterima, dan menjadi bagian dari komunitas
yang lebih besar.
Pada akhirnya, BTS dicintai bukan hanya karena lagu-lagu mereka, penampilan yang
memukau, atau kesuksesan yang telah diraih. Bagi banyak orang, BTS hadir sebagai teman
yang menemani berbagai fase kehidupan, melalui lirik yang memberi penghiburan, kisah
perjuangan yang menginspirasi, serta kepribadian para anggotanya yang terasa dekat dan
tulus. Di balik jutaan penjualan album dan konser besar, ada pesan tentang harapan, kerja
keras, persahabatan, dan mencintai diri sendiri yang dapat dirasakan oleh siapa pun. Itulah
sebabnya BTS mampu menyentuh hati orang-orang dari berbagai usia, budaya, dan latar
belakang. Bagi banyak ARMY di seluruh dunia, BTS bukan sekadar grup musik, melainkan
bagian dari kenangan, sumber semangat, dan teman perjalanan yang menemani mereka
melewati berbagai momen dalam hidup.

















