“Apalagi ini even nasional, kami tidak ingin kecolongan. Kami berkoordinasi dengan TNI.”
Mabes Polri mengkarifikasi seputar kehadiran anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Kongres PSSI di Pekanbaru, Riau, Sabtu, 26 Maret 2011 lalu. Mabes Polri menyatakan kehadiran anggota TNI di Hotel Premiere, Pekanbaru, Riau, atas permintaan pihak Kepolisian.
“Itu atas permintaan Polda Riau. Polda meminta bantuan pihak terkait,” kata Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Anton Bahrul Alam di Mabes Polri, Jakarta, Senin 28 Maret 2011.
Menurut Anton, pihak kepolisian setempat telah melakukan koordinasi
antara aparat dengan Pemerintah Provinsi Riau. “Jadi, memang Polri di dalam menyusun rencana pengamanan berkoordinasi dengan aparat terkait, Pemda, dan TNI,” kata dia.
“Tentu dalam hal ini, apalagi ini even nasional, kami tidak ingin
kecolongan. Kami berkoordinasi dengan TNI. Pak Ito (Kepala Badan Reserse dan Kriminal Mabes Polri Komisaris Jenderal Pol Ito Sumardi), instruksikan Polda koordinasi dengan Korem.”
Namun demikian, Anton tidak tidak menjelaskan mekanisme penurunan pasukan pengamanan dari Polri maupun TNI. Yang jelas, kata dia, penurunan pasukan itu dilakukan setelah mengamati perkembangan
keamanan di lapangan.
“Kan dari pada resiko, maka itu sesuai kordinasi,” kata dia. Namun Anton tidak menjelaskan saat ditanya seperti apa situasi kongres PSSI hingga pasukan dari TNI perlu diterjunkan.