Kopda Eko datang marah-marah dan menantang warga sekitar
Anggota TNI Angkatan Laut dari kesatuan Komando Pasukan Katak, Pondok Dayung, Kopral Dua Eko Waluyo dan rekannya, Kibung dikeroyok sejumlah orang di Kampung Bambu RT 13 RW 13 Kelurahan Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, Kamis 15 Mei 2014, dini hari.
Kopda Eko mengalami luka delapan jahitan di kepala, luka bacokan di tangan kiri dan pergelangan. Sementara teman Eko, Kibung (46), mengalami luka pada wajah sebelah kanan. Warga Kelapa Dua, Cilincing, yang berprofesi sebagai sopir angkot itu juga mengalami luka memar di pelipis kiri.
Komisaris Besar Rikwanto mengatakan, kejadian itu bermula saat Kopda Eko bersama Kibung mendatangi rumah Casey (20) pada Rabu malam, 14 Mei 2014, sekitar pukul 23.00 WIB. Tapi wanita yang berprofesi sebagai pemandu cafe itu tidak ada dirumah.
“Kemudian eko marah-marah bersama dengan empat orang lainnya, dan menantang warga sekitar TKP, sehingga dikeroyok. Akibatnya Eko mengalami luka-luka dan Kibung memar-memar. Sementara tiga orang lainnya melarikan diri,” kata Rikwanto.
Polisi, lanjut Rikwanto, langsung mendatangi tempat kejadian perkara dan melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi. Polisi berhasil mengamankan barang bukti samurai yang dibawa Kopda Eko.
“Kami melakukan koordinasi dengan Pomal dan Komandan Kopaska untuk antisipasi berkembangnya situasi, serta membawa korban ke RS Koja,” ujar Rikwanto
Hingga saat ini Polisi masih mencari para pelaku penganiayaan anggota Kopaska, dan melakukan penyidikan kasus tersebut.
itulah kalau TNI (AL) suka Sok Aksi Sok Jagoan terhadap Warga Masyarakay Rakyat sendiri, akhirnya ya dikeroyok !!! maka sebagai anggota Pasukan Khusussembari membawa Samurai segala jangan menantang menindas Rakyat yang mana seharusnya Mengayomi Rakyat malah ini Menindas Rakyat, dimana letak Sumpah Sapta Marga mu bung Eko ??? tau rasa loe kalau Rakyat sudah Marah dan Gemas terhadap TNI, karena TNI yang terlalu Arogan !!!
kemana Pengamat yah ??? kalau ada berita seperti ini gak komentar ??? ini TNI Muslim dan Ketimuran yah Pengamat ???
untung Babak Belur doang, meski anggota Pasukan Komando juga kalau sewenang-wenang bisa MAMPUS kalau Warga sudah Marah !!!
ada -ada saja beritanya. Mirip berita pos kota lampu merah.
tunggu saja Kesabaran Rakyat pada waktunya nanti akan terjadi