Tokoh Muda NU Kecam Peristiwa Aceh Singkil


2113573Jakarta – Ketua Umum Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) sekaligus tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU), Nusron Wahid mengecam peristiwa Aceh Singkil. Kejadian ini berawal dari persoalan tempat ibadah yang dianggap menyalahi izin mendirikan bangunan (IMB). Menurutnya, jika persoalannya IMB maka sebenarnya banyak masjid di kampung-kampung yang berdiri tanpa IMB dan tak ada yang mengganggu.

 

Nusron mengatakan, mestinya upaya umat untuk beribadah tidak dipersulit. “Wong tempat ketemu Tuhan saja kok pakai izin dan dipersulit manusia. Sementara Tuhannya tidak pernah mempersulit,” kata Nusron dalam siaran pers ke media, Rabu (14/10).

 

Nusron menegaskan, setiap umat beragama yang menjalankan peribadatan harus dilindungi. Peristiwa Aceh Singkil tidak bisa dibenarkan dengan alasan apapun. Ia turut mendesak aparat penegak hukum agar memproses pelaku kekerasan di Aceh. Ia menambahkan, para pengambil kebijakan mestinya tidak terjebak pada masalah kesadaran administratif.

 

Hal serupa juga disuarakan Nusron untuk kasus pembakaran masjid di Tolikara, Papua pada Idulfitri lalu. “Belum selesai kasus di Papua, sekarang terjadi di Aceh. Padahal kebebasan ibadah adalah dasar umat manusia, yang harus dilindungi oleh negara dan wajib dihormati oleh warga negara. Makanya, atas kasus seperti ini harus diusut tuntas, hukum harus ditegakkan,” tuturnya. (jpnn/IM)

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *