HALAMAN DEPAN

  ROHANI

APRIL 2000

 BERITA TANAH AIR
  LOCAL NEWS
 MANCA NEGARA
 OPINI
 BUDAYA&TRADISI
 IMMIGRATION
 TOKOH
 ENGLISH
 KOMIK
 AMRIK
 HEMAT & NIKMAT
 JENAK JENAKA
 PENGALAMAN
 ROHANI
 FAMILI & PARENTING

Yesus Bangkit = ?/!

Oleh: David Argo

Kemenangan telak yang didapat oleh umat Kristiani adalah adanya Kebangkitan Kristus dari kematian yang memiliki signifikasi penting dalam mengalahkan maut. Titik ini sangat krusial oleh sebab tanpa kejadian ini sia-sialah iman dari umat Kristiani. Hal ini diketahui betul oleh kubu para skeptis oleh karenanya mereka mencoba untuk menjelaskan bahwasanya apa yang selama ini dipercaya sebagai kebangkitan Yesus dari antara orang mati itu tidak pernah terjadi. Sebaliknya juga dari para apologet Kristiani memberikan pembelaan menyangkut hal itu.

Pada bulan paskah ini ada baiknya kita mencoba untuk menilik ulang apa yang telah terjadi dan disimpulkan selama berabad-abad dari perdebatan. Dan baiklah dari sini kita boleh mendapatkan masukan berharga untuk memperkokoh iman yang telah kita punya dalam menapak langkah dijalanNya didepan kita.

TEORI: Tubuh Yesus dicuri dari kubur. Dalam teori ini, para murid adalah pelakunya. Mereka menyelinap ke kubur, membuka bongkah batu penutup kubur, dan melarikan tubuh Yesus. Itulah sebabnya ketika para wanita, Yohanes dan Petrus tiba ke kubur dan tidak menemukan tubuhNya.

KELEMAHAN: Mengapa para murid melakukan hal itu? Siapa yang menampakkan diri di depan banyak orang setelah itu? Bagaimana mungkin para murid dapat menyelinap dari penjagaan yang ketat? Mengapa malaikat berbohong tentang kubur yang kosong?

TEORI: Pihak yang berkuasa mengambil tubuh Yesus. Dengan dasar bahwasanya para murid ketertarikan yang luarbiasa terhadap Yesus, para penguasa – baik pemerintah maupun pemuka agama – memastikan supaya mereka tidak bertemu denganNya lagi. Mereka membuka kubur dan mengambil tubuhNya.

KELEMAHAN: Mengapa para penguasa tidak menunjukkan tubuhNya guna mementahkan pernyataan Petrus beberapa minggu setelah itu? Bagaimana menjelaskan para murid yang semula sudah loyo berubah menjadi penuh api jika saja mereka tidak pernah melihat Yesus setelah kematianNya?

TEORI: Teman-teman Yesus mengunjungi kubur yang keliru. Minggu itu adalah minggu yang sangat berat dan menakutkan bagi para murid dan lainnya yang telah dekat dan bersama Yesus sekian lamannya. Oleh sebab itu mereka menjadi panik dan bingung sehingga mengunjungi ke kubur yang salah. Itulah sebabnya mereka menemukan kubur kosong.

KELEMAHAN: Kain kafan siapakah yang ditemukan oleh Yohanes dan Petrus? Apa yang dilakukan oleh malaikat di kubur orang lain? Mungkinkah mereka lupa dimana kubur Yesus pada saat yang bersamaan?

TEORI: Yesus hanya pingsan. Teori ini mengatakan bahwa Yesus tidak mati di salib. Ia hanya terlelap dalam ketidaksadaran. Kemudian, sewaktu Dia ditempatkan di kubur, Ia menjadi segar kembali sebab udara yang basah dan dingin. Ini menjelaskan penampakanNya dikemudian waktu.

KELEMAHAN: Apakah yang menyebabkan para prajurit keliru membaca kenyataan dan mengatakan bahwa Yesus mati? Mengapa Yusuf tidak tahu bahwa Yesus tidak mati ketika ia membungkusNya dengan kain kafan? Bagaimana mungkin Yesus, yang hampir mati, mendorong bongkah batu penutup kubur dan berjalan di kota dengan segar bugar?

TEORI: Teman-teman Yesus berhalusinasi. Kebangkitan itu adalah sebuah cerita yang indah, namun para murid tidak pernah melihat apa yang mereka bayangkan. Kenyataannya, beberapa mengatakan, mereka berhalusinasi, melihat bayangan dipikiran mereka yang berkaitan dengan sesuatu yang sangat ingin mereka lihat.

KELEMAHAN: Adakah bukti yang menunjukkan bahwa 11 orang mempunyai halusinasi dengan bayangan yang sama persis? Bagaimana dengan 500 orang, halusinasi yang identik? Dapatkah orang berhalusinasi lebih dari 7 minggu, di tempat-tempat dan keadaan yang berbeda?

Seperti yang telah dijelaskan diatas bahwa tidak ada maksud untuk memberikan ruang terbuka untuk memulai suatu perdebatan sengit. Namun yang ingin ditekankan melalui penyajian realita ini adalah kenyataan Yesus benar mati!

Dia membawa seluruh dosa umat manusia bersamaNya. Agar kita tidak perlu menapaki jalan salib yang seperti Dia pernah tempuh.

Dan terlebih dari itu dibuktikan bahwa Yesus tidak dikuasai oleh kematian tapi Dia kalahkan kematian. Agar kita memiliki kemenganan melalui Dia. Hidup tidak terbelenggu dan penuh ketakutan tetapi terlepas dan penuh sukacita.

Selamat Hari Paskah
DA/ Indonesia Media

 

 

 

Anda ingin Berlangganan Indonesia Media?
Klik disini

 

 


FastCounter by bCentral