|
||
|
Gus Dur Turunan Tionghoa |
|
FREE WALLPAPER!! BERITA TANAH AIR LOCAL NEWS MANCA NEGARA POLITIK OPINI BUDAYA & TRADISI IMMIGRASI ENGLISH JENAK JENAKA |
JAKARTA (Waspada): KH. Said Agil Siradj
mengatakan, kalau dirunut dari nenek moyangnya, Presiden KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur)
masih punya garis keturunan Tionghoa. Karena itu, KH. Said Agil mengartikan kunjungan Gus Dur ke Tiongkok dari 1 s/d 4 Desember merupakan kunjungan istimewa, dia mendatangi tanah leluhurnya. Seperti diberitakan sebuah harian di tanah air Rabu (1/12), Said Agil mengungkapkan, seorang menantu Raja Campa di Tiongkok berasal dari Kerajaan Majapahit. Hasil perkawinan itu menurunkan seorang anak laki-laki bernama Tan Kim Ham dengan nama lain Abdul Qadir yang menjadi generasi yang menurunkan Sunan Ampel. Keturunan Sunan Ampel di antaranya KH. Hasyim Asari, kakek Gus Dur (Pendiri NU). "Jadi, dari urutan ini jelaslah, pada diri Gus Dur terdapat garis keturunan Tionghoa, "ujar Said Agil. Kata Said Agil, cerita ini sudah seringkali diucapkan Gus Dur dalam beberapa kesempatan. "Coba saja perhatikan, bukankah mata Gus Dur ada sipit-sipitnya," tandas Said Agil. Said Agil mengakui, selain Gus Dur banyak ulama besar lain juga keturunan Tionghoa. Misalnya, Raden Fatah (Demak), nama aslinya Lin Bun. Ulama besar di Tasikmalaya bernama Tan Eng Hwat dan isteri Sunan Gunung Jati bernama Ong Tin. Memang, ada catatan sejarah yang menyebut bahwa nenek moyang bangsa Indonesia berasal dari Campa Tiongkok dan dari India. Mantan Presiden Soeharto pun sering dibisik-bisikkan orang, turunan Tionghoa, dikuatkan oleh matanya yang sipit. (RM/IM) |
|
|
Kembali ke halaman depan Kembali ke halaman terbitan lalu |
|