|
||
|
Anak Gus Dur Belajar Bahasa Mandarin |
|
FREE WALLPAPER!! BERITA TANAH AIR LOCAL NEWS MANCA NEGARA POLITIK OPINI BUDAYA & TRADISI IMMIGRASI ENGLISH JENAK JENAKA |
Beijing, Antara Presiden Abdurrahman
"Gus Dur" Wahid melakukan shalat Jumat di Masjid Niuyie, Beijing, bersama
masyarakat masyarakat Beijing dan masyarakat muslim Indonesia yang bermukim di ibukota RRC
itu. Presiden Gus Dur disambut oleh Imam Masjid H Ibrahim Xue Tian Lie. Pada kesemptan itu Gus Dur didampingi Dubes RI untuk RRC Kuntara, Menteri Kehutanan dan Perkebunan Nurmahmudi Ismail, serta pejabat lainnya. Sebelumnya Presiden berceramah di depan civitas akademika Universitas Beijing didampingi Menteri Pendidikan dan Rektor Universitas Peking Prof Cen Jiar. Dalam ceramahnya Gus Dur mengatakan, Tiongkok memegang peran penting dalam percaturan politik maupun ekonomi di dunia saat ini dan masa datang. Gus Dur juga mengatakan, Tiongkok dengan kebudayaan yang tinggi bisa menjadi tempat belajar orang-orang Indonesia, seperti mempelajari bahasa mandarin. "Anak saya juga belajar bahasa mandarin di Universitas Indonesia, saya harap dia suatu saat dia akan datang ke universitas ini untuk memperlancar bahasa mandarinnya," katanya. Menurut jadwal, Jumat ini Presiden Gus Dur bersama rombongan mengakhiri kunjungan kenegaraan tiga harinya di RRC dan diperkirakan tiba di Jakarta pada Jumat tengah malam. Sebelum meninggalkan Beijing, Kepala Negara masih menyempatkan diri bertemu dengan para pengusaha RRC dan pengusaha Indonesia, serta mengadakan jumpa pers dengan wartawan asing di Beijing. (IM) |
|
|
Kembali ke halaman depan Kembali ke halaman terbitan lalu |
|