|
|
|
|
||||
|
|
|
|
||||
|
BERITA TANAH AIR |
PRESS RELEASE KJRI
TORONTO Penyelenggaraan
malam promosi pariwisata dan kesenian Indonesia di KJRI Toronto.
Kepariwisataan
merupakan sebuah dengan segala kompleksitasnya yang kemudian menjelma
menjadi sebuah industri. Industri kepariwisataan melibatkan hampir setiap
aspek jasa pelayanan yang saling terkait seperti jasa pelayanan
transportasi, akomodasi, telekomunikasi, perbankan, keamanan dan bahkan
jasa pelayanan kesehatan. Pengaruh
krisis ekonomi Asia tahun 1997 masih menyelimuti Indonesia. Namun
demikian, telah nampak adanya indikasi optimistis berupa mulai membaiknya
pertumbuhan ekonomi Indonesia. Era 'Indonesia Baru.' merupakan tempat yang
patut dipertimbangkan sebagai tempat berwisata menjelajahi keindahan
alamnya Perkembangan di
Indonesia saat ini semakin membuka kesempatan jangka panjang bagi
wisatawan domestik dan mancanegara. Pemerintah Indonesia telah berupaya
untuk menciptakan suatu iklim yang kondusif bagi dunia wisata dan
perdagangan, serta iklim yang mendukung keterlibatan dan partisipasi
Saudara.‑Saudara dalam pertumbuhan Indonesia Baru ini. Pada
tahun 2000 yang dianggap sebagai tahun penuh tantangan ini kepariwisataan
Indonesia secara keseluruhan diharapkan jauh lebih membaik karena para
wisatawan asing tidak lagi merasa takut untuk berkunjung ke negara
kepulauan ini. Indonesia yang berada di posisi silang dunia memerlukan
masa waktu setahun untuk pulih Penerapan otonomi daerah akan memberikan
kesempatan luas kepada Dengan membaiknya kondisi perekonomian Indonesia, hal
ini akan menciptakan kondisi aman bagi kegiatan kunjungan pariwisata ke
berbagai penjuru negara ini. Tingkat pertumbuhan GDP tahun 2000
diperkirakan akan mencapai 4% dengan tingkat inflasi berada di bawah
kendali. Mengingat Bali menduduki tempat teratas di Kanada sebagai daerah
tujuan wisata, kami mengharapkan mitra kerja di Kanada untuk memandang
situasi dan perkembangan di Indonesia sebagai kesempatan untuk memperluas
hubungan kemitraan yang saling menguntungkan khususnya di sektor bisnis
kepariwisataan. Dalam
presentasinya, Mr. Thomas Reprich dari Travel Works Communications Toronto
menjelaskan mengenai dunia pariwisata Bali. Dikatakan bahwa Bali merupakan
'masterpiece of nature' yang didalamnya terhampar lahan persawahan yang
tersusun rapi dengan latar belakang pemandangan gunung Batur dan gunung
Agung yang berdiri menjulang tinggi. Alamnya yang indah merupakan rahmat
tersendiri bagi pulau dewata ini, dan keramahtamahan penduduknya
menjadikan Bali demikian istimewa. Rakyat
Indonesia memahami sepenuhnya akan pentingnya sektor kepariwisataan bagi
perekonomian negaranya, dan karenanya mereka tidak akan melakukan
hal‑hal yang membahayakan keselamatan wisatawan mancanegara. Mereka
justru akan memberikan sambutan hangat terhadap para wisatawan. Dengan
keramahtamahan, keunikan budaya dan keindahan alam pantai, hutan,
gunung‑gunung dan sungaisungai yang ada di Bali, anda baru akan
dapat merasakan bahwa Bali merupakan salah satu daerah tujuan wisata
terbaik di dunia tanpa harus mempersoalkan jarak tempuh ke Bali yang cukup
jauh. Sementara itu, Mr. Don Canning, seorang travel writer
yang pernah mengikuti program 'Famtour' Deparsenibud pada bulan November
1999 lalu, menyampaikan mengenai pengalaman positifnya selama mengikuti
program 'Famtour' yang diselenggarakan oleh Deparsenibud pada
bulan November tahun 1999 lalu. Dikatakan bahwa Indonesia dengan
keramahtamahan masyarakat dan keindahan alamnya merupakan salah satu
daerah tujuan wisata terbaik dan terindah di dunia. Berwisata ke Indonesia
pada saat‑saat seperti sekarang ini sangatlah tepat kiranya untuk
dilakukan khususnya dengan masih melemahnya mata uang rupiah terhadap mata
uang asing. Kondisi Indonesia
terutama di tempat‑tempat wisata sangat aman. Indonesia merupakan
negara dengan wilayahnya yang sangat luas sebagaimana negara Kanada,
sehingga para wisatawan memiliki pilihan banyak dan ruang gerak yang luas
untuk menikmati perjalanan wisatawanya. Dalam
sesi tanya-jawab, beberapa undangan menanyakan beberapa hal seperti jumlah
maskapai penerbangan yang melayani jasa transportasi dari Toronto ke
Indonesia, masalah visa kunjungan wisata, dan masalah imunisasi yang
diperlukan bagi calon wisatawan. Pertanyaan‑pertanyaan tersebut
telah dijelaskan secara baik oleh para pembicara termasuk beberapa
diantaranya dijawab sendiri oleh Mr. Maurice Heroux, seorang tour operator
dari perusahaan jasa perjalanan Jade Tour yang bertindak selaku Master of
Ceremony (MC) dalam acara ini. Dalam
acara ini, selain disuguhi hidangan masakan khas Indonesia para pengunjung
dihibur dengan suguhan tari Bali yang dibawakan secara indah oleh Sandra
Wong, seorang penari Bali asal Montreal Kanada yang pernah berguru di
Bali. Dalam kesempatan ini, Sandra Wong membawakan dua buah tari bali
yaitu tari Trunajaya dan tari Joget Bumbung. Dalam tari Joget Bumbung,
sang penari mendaulat beberapa undangan untuk berjoget mengikuti alunan
suara musik pengiring. Disamping
itu, para undangan juga dihibur oleh alunan musik kecapi suling yang
dimainkan secara sempurna oleh dua warga Kanada yang tergabung dalam
kelompok 'Sunda Duo' Toronto yaitu Andrew Timar dan Bill Parsons. Petikan
suara kecapi dengan iringan suara seruling yang mengalun merdu sempat
membuat terkesima para undangan yang pikiran dan perasaannya
seakan‑akan terasa terbawah kedalam suasana alam bumi Pasundan yang
elok nun jauh disana. Kelompok 'Sunda Duo' mempersembahkan tiga lagu
Sunda, yaitu: Anjeun (gubahan Nano S./Jawa Barat); Rasa Sunda (gubahan
Andrew Timar/Kanada); dan Sorban Palid (musik tradisional Sunda). Kegiatan
malarn promosi pariwisata dan kesenian Indonesia kali ini juga
disernarakkan dengan parneran lukisan berjenis "oil on canvas' karya
para pelukis Indonesia, yaitu Mozes Misdy (Gambiran, Jawa Timur), Nunung
Bakhtiar (Surabaya, Jawa Timur), Eko Sukaryanto (Magelang, Jawa Tengah),
Aron't (Surabaya, Jawa Timur) dan Sugeng Wahyono (Surabaya, Jawa Timur).
Tema lukisan yang dipamerkan berkisar mengenai seni‑budaya, potret
sosial, dan keindahan panorama alam nusantara, Sebagai
penutup acara, pihak penyelenggara melakukan undian 'door‑prizes'
berupa barang‑barang kerajinan Indonesia. Ms. Ann Wallace dari
TravelScoop and Travel Publishing Toronto sebagai wakil para undangan
tampil ke atas panggung guna menyampaikan rasa penghargaan dan
kekagumannya atas penyelenggaraan kegiatan malam promosi pariwisata dan
kesenian Indonesia yang berlangsung secara sukses dan meriah. |
Baca Juga Artikel: Human Right International Berkunjung ke Washington DC Indonesian Cultural Troupe to USA 2000 LA County Sheriff 2nd Annual Asian Meeting 2 Orang Indo jadi tersangka kasus pornografi internet Kerjasama Fuller dengan Konsorsium Indonesia Petisi RI Pada IMF & Bank Dunia Resolution In Memory of Ethnic & Religious Persecution in Indonesia
|
||||
|
FastCounter by bCentral |
||||||