|
|
||
|
|
Sweeping Terhadap Militer | |
|
BERITA TANAH AIR LOCAL NEWS MANCA NEGARA OPINI BUDAYA & TRADISI IMMIGRASI ENGLISH AMRIK JENAK JENAKA |
Jakarta - Paradigma lama sering menggambarkan aparat melakukan razia SIM/KTP atau pentil ban yang hilang tutupnya, tapi situasi paradoks terjadi Kamis (21/10/1999). Sejak pagi-pagi mahasiswa melakukan sweeping terhadap aparat keamanan di berbagai titik. Serda Nugroho sempat "disandera" mahasiswa. Sweeping ala mahasiswa itu tercacat terjadi di depan STIE Perbanas Kuningan dan di depan Kampus ITI, Serpong. Di Institut Teknologi Indonesia (ITI) Serpong, sweeping terhadap aparat keamanan yang lewat, masih berlangsung hingga pukul 10.30 wib. Sedangkan di STIE Perbanas di Jl.Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, sweeping berlangsung sejak pukul 08.30 wib. Serda Nugroho yang kebetulan melintas, sempat menjadi korban. Serda Nugroho diburu dan sempat kena hajar. Bahkan Serda Nugroho sempat "disandera" mahasiswa di kampus Perbanas. Namun pada pukul 10.00 wib, mahasiswa kemudian melepaskan Serda Nugroho. Dua orang anggota Brimob yang mengendarai sepeta motor Yamaha RX King juga diburu dan dibogem mentah mahasiswa. Ketika kedua Brimob itu sedang digarap mahasiswa, pada saat yang bersamaan meluncurlah sebuah Suzuki Carry dari arah Menteng. Penumpang Carry tersebut berseragam aparat keamanan. Carry itupun tak luput dari kejaran mahasiswa. Adanya sweeping tersebut, para anggota aparat keamanan diminta untuk menghindari kawasan Kuningan khususnya di depan Perbanas maupun di depan kampus ITI Serpong. Sweeping seperti itu tak hanya sekali ini saja dilakukan mahasiswa. Beberapa saat lalu di depan kampus Atma Jaya sweeping serupa juga dilakukan. (dilaporkan oleh : SW dan HD/ D.C/IM) |
|
|
|
Kembali ke halaman depan Kembali ke halaman terbitan lalu |
|