BERITA TANAH AIR
 LOCAL NEWS
 MANCA NEGARA
 OPINI
 BUDAYA&TRADISI
 IMMIGRATION
 TOKOH
 ENGLISH
 KOMIK
 AMRIK
 HEMAT & NIKMAT
 JENAK JENAKA
 PENGALAMAN
 FAMILI & PARENTING

Bentrok Antarkelompok di Pesisir Galela, Tiga Tewas

Ternate, 15/4 (ANTARA) - Situasi keamanan di Pulau Halmahera, Pulau Morotai, Bacan, dan Kepulauan Obi, Propinsi Maluku Utara, beberapa pekan terakhir secara umum sudah terkendali bahkan semakin kondusif.

Namun bentrok antarkelompok kembali terjadi lagi di bagian utara pesisir Kecamatan Galela, Pulau Halmahera Utara, Jumat (14/4), yang mengakibatkan tiga warga tewas, dua lainnya luka berat dan ringan.

Perwira Operasi pada Kodim 1501 Maluku Utara Kapten Inf Afson Sirat ketika dikonfirmasi, Sabtu (15/4), membenarkan adanya bentrok antara warga di pesisir utara Galela Pulau Halmahera itu.

Menurut dia, tiga warga yang dilaporkan tewas itu, karena terkena bom molotov, senjata rakitan dan benda tajam lainnya. Korban material lain belum diketahui, karena aparat yang ditugaskan untuk mengamankan konflik di sana ssulit menjangkau ke desa-desa.

Pihaknya belum memberikan keterangan secara detail karena aparat keamanan masih berada di lokasi pertikaian. Namun kondisi keamanan telah terkendali setelah diterjunkan sejumlah anggota Batalyon 512 yang bertugas di Galela dan Tobelo.

Bentrok antara kedua kelompok yang terjadi sekitar pukul 07:00 WIT di Desa Togasa dan Desa Jere, Kecamatan Galela itu, sangat disesalkan Pemda dan aparat keamanan di Maluku Utara yang berupaya memulihkan konflik di Halmahera dan sekitaranya.

Keterangan yang diperoleh ANTARA di Kodim 1501 Maluku Utara menyebutkan, warga di kedua desa tersebut diserang sekitar 150 orang yang diduga berasal dari Desa Ngele-Ngele, Kecamatan Morotai Utara.

Para perusuh itu menggunakan kapal laut ke pesisir utara Kecamatan Galela, pada malam hari, sehingga luput dari pemantauan aparat keamanan, khususnya Korps Marinir yang ditugaskan di Kawasan Pulau Morotai.

Sementara itu, dari Kecamatan Jailolo dilaporkan aksi pembakaran rumah-rumah warga masih terjadi di dua desa yaitu Desa Tauro Besar dan Tauro Kecil.

"Aksi pembakaran yang dilakukan Kamis (13/4) lalu oleh sekelompok massa yang tidak dikenal itu mengakibatkan 22 rumah dan satu rumah ibadah di Desa Tauro Besar terbakar, sedang di Desa Tauro kecil rumah juga terbakar," ujar Afson.

Peristiwa pembakaran rumah-rumah warga di Kecamatan Jailolo itu sempat dipantau oleh rombongan Bupati Maluku Utara Gahral Syah dan Komandan Sektor Pemulihan Keamanan Maluku Utara Kol Inf Sutrisno dengan helikopter, saat berkunjung ke Morotai dan Kecamatan Galela.

Menurut dia, tidak ada penonjolan kejadian yang menganggu aktivitas pemerintahan, pembangunan maupun sosial kemasyarakatan. Situasi kemanan secara umum baik, di Pulau Halmahera Utara, Pulau Morotai, Bacan, dan Kepulauan Obi secara umum terkendali dan berbagai aktivitas sudah berjalan seperti biasa.

Bupati Maluku Utara Gahral Syah mengatakan, semakin berkembang isu-isu negatif khususnya di Kota Ternate dan sekitarnya, membuktikan bahwa masih ada sekelompok orang yang merasa dirugikan dengan situasi yang semakin kondusif.

"Masih ada kelompok tertentu yang merasa dirugikan karena penghasilannya berkurang saat situasi kondusif, sehingga terpaksa melempar isu-isu miring agar terjadi kerusuhan baru, sehingga mereka dapat memperoleh keuntungan besar," kata Gahral yang juga Sultan Bacan.

Sehubungan dengan itu, Bupati menghimbau kepada masyarakat untuk menahan diri, tidak terpancing dan terpengaruh oleh isu-isu yang dikembangkan, serta tetap melaksanakan aktivitas sebgaiamana biasanya, di samping lebih mempercayai aparat keamanan. (IM)

 


Indonesian Version

Baca Juga Artikel:

Presiden Gus Dur Berhentikan Sukardi & Jusuf Kalla

Kejagung Sita Kekayaan Soeharto

Wiranto Pensiun

Pengacara & Tim dokter Soeharto terancam hukuman 5 tahun

Ganti rugi Kedungombo tak manusiawi

Tutut Diperisa Kejagung; Bambang Tri ke Kejagung; Syamsir Akhirnya Diperiksa; Yorrys Raweyai Ditahan;5 mantan pejabat orba diperiksa

Ruang tahanan Bob Hasan pakai 4 kunci

Gerakan Salafi yang keblinger

POSO Rusuh!

Tamu dari RRT

Arab Protes Laskar Jihad

Jangan mimpi geser Gus Dur

"Beri Menko Ekuin Wewenang Penuh"

70% Hakim Jakarta Dimutasi

Hakim Impor Diperlukan

Hakim seluruh Jakarta akan dipindahkan

380 Anggota DPR RI Tidak bayar pajak

Peruri bantah tuduhan cetak uang palsu

Letjen TNI Johny Lumintang tantang Prabowo

Selamat Bagi Ketua Umum PGI


FastCounter by bCentral