|
|
|
|
||||
|
|
|
|
||||
|
BERITA TANAH AIR |
70% Hakim Jakarta Dimutasi TEMPO Interaktif, Jakarta:Menteri Hukum dan Perundang-undangan (Menkumdang) Yusril Ihza Mahendra hari ini (10/4) di kantornya menyatakan dalam waktu dekat akan memutasikan lima Ketua Pengadilan Negeri Jakarta, memindahkan 70% hakim dari Jakarta ke daerah-daerah dan mengambil hakim-hakim daerah yang berkualitas baik untuk bertugas di Jakarta. Menurut Yusril, mutasi besar-besaran ini dilakukan untuk memenuhi harapan masyarakat yang menginginkan lembaga peradilan segera dibenahi. “Kami mulai dengan Jakarta dulu, setelah itu kami juga akan memindahkan hakim-hakim luar Jawa yang reputasinya baik untuk bertugas di Jakarta,” jelasnya. Yusril juga menjelaskan beberapa Ketua Pengadilan dari luar Jawa, termasuk seorang Wakil Ketua Pengadilan Negeri di suatu daerah akan usulkan kepada Mahkamah Agung untuk menjadi Ketua-ketua Pengadilan Negeri Jakarta. Departemen Hukum dan Perundang-undangan butuh waktu sekitar 10 hari untuk melanjutkan kajian perihal mutasi ini demi merespon keinginan masyarakat. “Saya juga belum bisa mengumumkan nama-namanya, karena besok saya harus berbicara dengan Mahkamah Agung terlebih dahulu,” lanjut Yusril. Rencana ini dikomentari mantan Hakim Agung Adi Andojo. “Sebagai permulaan, rencana itu baik sekali untuk mulai mengadakan reformasi. Tapi kalau dikatakan cukup, sih belum. Masih banyak hal-hal lain harus dilakukan,” ujarnya dengan mengambil contoh, kalau ada hakim yang terbukti melakukan korupsi harus diberikan sanksi. Adi juga mengatakan, untuk Jakarta harus diambil yang berpengalaman. “Tidak asal comot saja. Harus yang pintar, bukan yang bodo,” tegasnya. (kur/IM) |
Baca Juga Artikel: Presiden Gus Dur Berhentikan Sukardi & Jusuf Kalla Kejagung Sita Kekayaan Soeharto Pengacara & Tim dokter Soeharto terancam hukuman 5 tahun Ganti rugi Kedungombo tak manusiawi Ruang tahanan Bob Hasan pakai 4 kunci "Beri Menko Ekuin Wewenang Penuh" Bentrok antarkelompok di pesisir Galela Hakim seluruh Jakarta akan dipindahkan 380 Anggota DPR RI Tidak bayar pajak Peruri bantah tuduhan cetak uang palsu |
||||
|
FastCounter by bCentral |
||||||