HALAMAN DEPAN

  BERITA TANAH AIR

APRIL 2000

 BERITA TANAH AIR
  LOCAL NEWS
 MANCA NEGARA
 OPINI
 BUDAYA&TRADISI
 IMMIGRATION
 TOKOH
 ENGLISH
 KOMIK
 AMRIK
 HEMAT & NIKMAT
 JENAK JENAKA
 PENGALAMAN
 ROHANI
 FAMILI & PARENTING

 

  Presiden Punya Bukti Satu Pangdam 'Ngacak-Ngacak'

Presiden KH Abdurrahman Wahid mengemukakan, ia mempunyai bukti atas pernyataannya bahwa ada satu Pangdam yang "sedang menyusun kekuatan" guna "mempreteli Gus Dur". "Nyatanya saya bisa nyebutkan di hotel mana, jam berapa, siapa yang datang dan apa yang dibicarakan. Saya tahu. Saya berani ngomong begitu karena ada buktinya," ujar Gus Dur dengan nada tinggi dalam dialog dengan jamaah usai sholat Jumat di Masjid Al Munawarah di komplek kediaman pribadi Gus Dur, Ciganjur, Jakarta.

   

Mayjen TNI Raden Agus Wirahadikusumah, M.P.A. 
Jenderal Kritis di Kursi Pangkostrad

Agus mengatakan dengan lugas bahwa persoalan paling mendasar dari sistem politik adalah kepemimpinan nasional yang feodalistis, sentralistis, dan paternalistis. Model kepemimpinan nasional seperti inilah yang, menurut Agus, menjadi akar dari banyak masalah yang menghambat pengembangan kehidupan demokrasi.
Tak seperti umumnya perwira tinggi AD, bicaranya sangat terus terang, lugas, dan menohok ke pokok persoalan.
"Dalam wacana intelektualitas, Agus lebih outward looking oriented,sementara Wiranto lebih inward looking oriented."

SUSUNAN BERITA TANAH AIR SELENGKAPNYA

  Brimob Beranting-anting Ditertibkan
  Bekas Pejabat Era Soeharto Nyatakan Dukung Gus Dur
  Prabowo-Wiranto Perlu Bersaksi
  Tiga Anggota DPRD Terlibat 'Pesta Seks'
  Prabowo Ditangkap
  Rencana 'Buku Putih' Prabowo Pertentangan Sesama Pelaku
  Tim Dokter Beijing Lakukan Pengobatan Lanjutan Gus Dur
  Warga Tionghoa Minta KPP HAM Priok Tidak Diskriminatif
  Warga Tionghoa Minta Presiden Tidak Harus WNI Asli
  Budi Pekerti dan Etika Masuk Kurikulum
  Menteri Energi AS Kunjungi Indonesia
  Genjot Becak Demi Ibu Mega
  Polri Minta Dibawah Presiden
  Pengawal Cendana Dari Kodam Jaya
  Tony: Dana BLBI Memang Sengaja Ditilep
  Susunan Lengkap Mutasi Di TNI

 


FastCounter by bCentral