HALAMAN DEPAN

  BERITA TANAH AIR

APRIL 2000

 BERITA TANAH AIR
  LOCAL NEWS
 MANCA NEGARA
 OPINI
 BUDAYA&TRADISI
 IMMIGRATION
 TOKOH
 ENGLISH
 KOMIK
 AMRIK
 HEMAT & NIKMAT
 JENAK JENAKA
 PENGALAMAN
 ROHANI
 FAMILI & PARENTING

 

 

Warga Tionghoa Minta
Presiden Tak Harus WNI Asli

detikcom - Jakarta, Ketua Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Brigjen (Purn) Tedy Yusuf meminta Pasal 6 UUD 45 diamandemen menjadi “Presiden RI adalah warga negara Indonesia. Syarat-syarat menjadi presiden ditentukan oleh UU”.

Hal ini diungkapkan Tedy saat diminta pendapatnya sebagai wakil warga Tionghoa dalam acara dengar pendapat dengan Panitia Ad Hoc I di ruang GBHN, gedung DPR, Jakarta, Jumat (3/3/2000). Amandemen tersebut, menurut Tedy, harus dilakukan dengan alasan orang Indonesia asli yang memenuhi syarat sebagai presiden atau wapres dapat ditentukan dalam UU Kepresidenan.

"Yang dimaksud WNI adalah orang yang lahir di Indonesia. Kedua, orang tuanya adalah WNI dan kewarganegaraannya bukan akibat naturalisasi," ungkap Tedy. Namun Tedy meluruskan bahwa maksud saran ini tidak mempunyai tujuan politik atau mempunyai maksud agar seseorang dari etnis Tinghoa menjadi presiden atau wakil presiden. "Tujuan saran ini semata-mata agar UUD 45 tidak bernuansa diskriminasi rasial," tegasnya.

Selanjutnya PSMTI juga meminta agar sebutan orang C... dihapus untuk selanjutnya diganti dengan orang Tionghoa atau etnis Tionghoa. "Kalau orang C... itu adalah istilah untuk WNA dari RRT. Sedangkan keturunan C... di Indonesia lebih tepat disebut orang Tionghoa," ujar dia. Perubahan-perubahan yang memerlukan waktu sosialisasi ini diharapkan PSMTI akan mampu menciptakan kondisi yang lebih harmonis antar etnis. (Titis Widyatmoko/ IM)

BERITA LAINNYA

  Presiden Punya Bukti Satu Pangdam 'Ngacak-Ngacak'
  Mayjen TNI Raden Agus Wirahadikusumah, M.P.A. 
  Brimob Beranting-anting Ditertibkan
  Bekas Pejabat Era Soeharto Nyatakan Dukung Gus Dur
  Prabowo-Wiranto Perlu Bersaksi
  Tiga Anggota DPRD Terlibat 'Pesta Seks'
  Prabowo Ditangkap
  Rencana 'Buku Putih' Prabowo Pertentangan Sesama Pelaku
  Tim Dokter Beijing Lakukan Pengobatan Lanjutan Gus Dur
  Warga Tionghoa Minta KPP HAM Priok Tidak Diskriminatif
  Budi Pekerti dan Etika Masuk Kurikulum
  Menteri Energi AS Kunjungi Indonesia
  Genjot Becak Demi Ibu Mega
  Polri Minta Dibawah Presiden
  Pengawal Cendana Dari Kodam Jaya
  Tony: Dana BLBI Memang Sengaja Ditilep
  Susunan Lengkap Mutasi Di TNI


FastCounter by bCentral