|
|
|
|
||||
|
APRIL 2000 |
|||||
|
BERITA TANAH AIR
|
Pengawal Cendana Dari Kodam Jaya TEMPO, Jakarta: Siapakah yang selama ini mengawal mantan presiden Soeharto dan keluarganya? Sikap mereka yang misterius dan kesatuan yang tidak jelas mengundang pertanyaan banyak orang. Apalagi, berbagai tindak kekerasan yang terjadi selalu dihubungkan dengan keluarga mantan orang nomor satu di Indonesia itu. Kabar yang beredar, Pak Harto dan keluarganya menggunakan jasa pengawalan orang yang tidak jelas. Bahkan ada yang menduga, kelompok preman tertentu turut menjaga keluarga itu. Penembakan terhadap gedung DPR, yang berbarengan dengan kedatangan Tommy Soeharto, diduga dilakukan oleh orang-orang tersebut. Dugaan-dugaan itu ternyata salah besar. "Pemerintah memang sudah menyatakan akan mengamankan mantan presiden dan keluarganya. Dan pengamanan terhadap mantan presiden dan keluarganya itu dilaksanakan oleh (satuan) Kodam Jaya," kata Kapolri Letjen Pol. Drs. Roesdihardjo pada wartawan di gedung DPR Jumat (17/3) siang. Mabes Polri ataupun Polda Metro Jaya sama sekali tidak terlibat pengamanan Pak Harto dan keluarganya. Ketika Pak Harto lengser Mei 1998 silam, Panglima ABRI (kala itu) Jendral TNI Wiranto langsung menegaskan bahwa ABRI akan mengamankan mantan presiden dan keluarganya. Ternyata, tugas itu di-BKO-kan pada Kodam Jaya. Dan bukan polisi. Ketika ditanyakan, apakah para pengawal Pak Harto dan keluarganya itu dipersenjatai ? Roesdihardjo tidak mau menjawab tegas. "Pengawalan senjata dari Kodam Jaya sudah ada ketentuan yang mengaturnya," ujarnya diplomatis. (arif/IM)
Presiden
Punya Bukti Satu Pangdam 'Ngacak-Ngacak' |
|||||
|
FastCounter by bCentral |
||||||