THANKSGIVING


Klik gambar untuk melihat versi besar.

BERITA TANAH AIR
-Kronologis Krisis Indonesia
-Prasangka Rasial
-Sweeping terhadap Militer
-Beri Jalan Orang Tionghoa

LOCAL NEWS
-
M. Pakpahan di Loma Linda
-TNI berbadan tanpa jiwa
-Sejenak bersama Virgo H.
-Kunjungan dekan FKG Trisakti di L.A.
-Pengungsi Menjadi Gubenur Jendral
-Malam Sukuran CHI

MANCA NEGARA
-
Sejarah keturunan Tionghoa yang terlupakan

OPINI
-
Kenapa Tionghoa Indonesia jadi kambing hitam
-Demokrasi dan keberanian moral

BUDAYA & TRADISI
-
Tip Gunakan Sumpit

IMMIGRASI
-
Kelanjutan Status Asylum

ENGLISH
-
Wen Ho Lee's Daughter Speaks Out

AMRIK
-
Thanksgiving

JENAK JENAKA
-Jakarta Orde Baru
-Rencana Penyerbuan

 

Thanksgiving adalah saat untuk mengucap-kan terima kasih. Thanksgiving adalah hari libur nasional di United States. Untuk merayakan orang orang Pilgrim yang datang ke Amerika Utara. Untuk menghormati mereka yang sudah bekerja keras ,untuk menemukan tanah baru. Mereka berterima kasih untuk kemerdekaan mereka.

Sejarah Pilgrim & Thanksgiving

Beberapa ratus tahun yang lalu, setiap hari libur keagamaan, gereja-gereja di Inggris mengadakan pesta pora. Tidak ada kegiatan yang bersifat religius.. Pemimpin-pemimpin gereja tidak memperdulikan orang-orang miskin dan orang-orang yang dilanda kelaparan. Kegiatan pesta pora ini ditentang oleh sebagian masyarakat. Bagi para penen-tang ganjarannya adalah dijebloskan kedalam penjara, di PHK dan dicap sebagai penghianat negara. Kelompok kecil ini lalu memisahkan diri dari gereja. Mereka meng-hormati Tuhannya dengan cara mereka sen-diri, dan menyebut dirinya "Kaum Sepa-ratis". Kaum Seperatis berpakain sederhana, bekerja keras dan membantu orang2 miskin.

Suatu saat kaum seperatis mendapat informasi bahwa ada tanah diseberang laut Atlantic, yang mereka sebut "New World". Tanah yang kaya dan disana tak ada satu orangpun yang usil mengganggu. Perjalan-an yang sangat jauh ketempat yang di-idamkan itu dinamai Pilgrimage. Sekarang lebih dikenal dengan sebutan Pilgrims. Orang-orang Pilgrims mendapat bantuan dana untuk perjalan mereka dari orang-orang kaya, dengan imbalan mereka harus bekerja selama 7 tahun untuk mengembalikan pinjaman tersebut. Orang-orang kaya tersebut mengajak juga kelompok lain, yang bukan termasuk orang Pilgrims.

Pada tanggal 6 September l620 dari Plymouth Inggris, banyak orang berlayar meninggalkan tanah air mereka., untuk mencari tanah baru membangun masa depan. Kapal layar mereka diberi nama Speed well dan May flower. Ditengah perjalanan Kapal Speed Well mengalami kebocoran. Lalu kapten kapal yang satu ini memutuskan untuk kembali ke Inggris. Hari berganti hari, setelahA 2 bulan mengarungi lautan luas, tepatnya tanggal 11 November l620, kapal May flower berlabuh dengan selamat di Province Town, Massachusett. Daerah ini lalu diberi nama Plymouth, untuk mengenang tanah air yang mereka tinggalkan. Karena cuaca yang tidak bersahabat, salju turun dengan derasnya, dan dingin yang sangat mencekam, dan karena mereka membangun rumah yang tanpa memenuhi syarat, ditambah persediaan makanan yang kurang, maka banyak orang yang meninggal dimusim winter tersebut.

Samoset & Squanto.

Samoset adalah seorang penduduk asli Amerika. Ia bisa berbicara bahasa Inggris dari pelaut-pelaut yang datang kedaerahnya. Samoset memperkenalkan orang-orang Pilgrims kepada kepala desa Wampanoag yang bernama Massasoit, dan juga memperkenal-kan temannya yang bernama Squanto. Pada tahun l6l4 orang-orang Inggris menculik Squanto. Lalu mereka membawanya ke Spa-nyol. Disana ia bekerja sebagai penterjemah. Squanto kembali ketanah airnya pada tahun l6l8. Squanto sangat berjasa sekali mem-bantu orang-orang Pilgrims. Ia mengajari bagaimana menangkap ikan disungai, menanam jagung kacang dan sayuran. Ia juga membantu membangun rumah-rumah.

Pada tahun l62l, dimusim gugur, hasil panen luar biasa banyaknya. Setiap orang berterima kasih kepada Tuhan, untuk hasil panen tersebut. Orang-orang Pilgrim mengundang Massasoit dan warganya, untuk makan bersama sebagai ungkapan terima kasih. Warga Wampanoag membawa 5 ekor rusa untuk pesta tersebut.Para lelaki Pilgrim menembak bebek, angsa, dan turkey. Para wanitanya memasak kueh-kueh, pudding dan membakar jagung.

Cranberries yang tumbuh liar, juga men-jadi santapan lezat. Pesta pora tersebut ber-langsung selama tiga hari. Setiap warga turut berpatisipasi dalam segala permainan. Orang-orang Pilgrim mempertunjukkan musik, sedangkan Penduduk asli Amerika mem-pertunjukkan keahlian memanah mereka.

Terima kasih untuk kemenangan

Raja Inggris tetap ingin mengatur kekuasaan di koloni barunya ini. Tetapi para koloni ingin merdeka. Maka terjadilah perang pada tahun l783. Perang tersebut dimenangkan oleh kaum koloni. Para koloni berpesta ria dengan menyediakan makanan-makanan ,dan juga tidak lupa untuk berdoa.

Continental Congress menyatakan "a day of thanks" bukanlah sebagai hari libur resmi. George Washington terpilih sebagai presiden Amerika yang pertama, beliau menyarankan kepada Congress, bahwa tanggal 26 November l789 dinyatakan sebagai hari thanks giving. Di pertengahan tahun l800, Ibu Sarah Josepha Hale me-nerbitkan bukunya yang terkenal, berjudul "Godey’s Lady’s Book". Ia menulis artikel artikel tentang Thanksgiving. Dari sinilah masyarakat yang membaca artikel-artikel tersebut, mulai merayakan thanksgiving.

Pada tahun l86l -l865 terjadi Civil war (perang saudara Utara -Selatan) Setelah North States memenangkan peperangan ter-sebut, Abraham Lincoln, yang pada waktu itu menjabat sebagai presidennya, menetap-kan bahwa setiap hari kamis terakhir dibulan November sebagai hari Thanksgiving.

Beliau menginginkan setiap masyarakat untuk selalu bersyukur dan berterima kasih. Congress menetapkan Thanksgiving day sebagai hari libur resmi, pada tahun l94l.

Perayaan Thanksgiving.

Pada umumnya seluruh anggauta keluarga berkumpul pada kesempatan ini.
Anak anak dan Cucu cucu yang tinggal ditempat jauh, berdatangan kerumah orang tua dan Kakek dan Nenek mereka, sebagai annual family reunion. Biasanya bagi keluarga muda yang tinggal jauh, mereka menggilir family reunion kerumah orang tua dari sang suami pada Thanksgiving, dan kunjungan ke orang tua sang isteri pada hari Natal, atau sebaliknya, agar ada keadilan dan semua pihak kebagian family reuni-onnya sendiri sendiri. Makanan tradisi pada hari tersebut adalah turkey dengan mashed potatoes dan gravy. Tentu saja berikut stuffing dan cranberry sauce. Dihidangkan juga jagung dan ubi. Tak lupa pumpkin pie dengan whipped cream sebagai dessertnya. Banyak orang mendekorasi ru-mah mereka, dengan warna-warna "musim gugur", yaitu orange, coklat dan kuning. Juga ada hiasan pumpkin, jagung, turkey dan model orang Pilgrim didepan pintu rumah mereka.

Happy Thanksgiving
Indonesia Media

Kembali ke halaman depan
Kembali ke halaman terbitan lalu