Paus Fransiskus Waspadai Adanya Upaya Peyusupan ISIS Diantara Pegungsi Suriah


336792_paus-fransiskus_663_382Menurut Paus, Italia sedang berada dalam posisi rentan. Sebab, ditemukan adanya kehadiran ISIS yang berada tak jauh dari padang pasir Libya

“Ini benar, akhir-akhir ini situasi keamanan berbeda dari sebelumnya. Faktanya, hanya berjarak 400 km dari Sisilia ada kelompok teroris yang sangat kejam. Jadi, ada bahaya infiltrasi,” kata Paus.

Paus Fransiskus juga memperingatkan upaya kelompok Islamic State of Iraq and Al Sham (ISIS) untuk masuk ke Benua Eropa dengan menyusup diantara rombongan pengungsi dan pencari suaka dari Timur Tengah.

Banyak pakar keamanan yang mengatakan risiko ini cukup besar, karena banyak warga kelahiran Eropa yang fanatik terhadap Agama Islam. Tetapi, bisa saja mereka sudah diserang terlebih dahulu oleh ISIS.

Sedangkan analis keamanan berpendapat, kemungkinan ISIS untuk menyusup kecil. Sebab penyusupan harus dilakukan dengan perjalanan yang sangat berbahaya dan panjang untuk sampai ke Yunani.

Paus tidak menutup kemungkinan hal itu terjadi di antara ratusan ribu pengungsi yang masuk ke Eropa setiap pekannya.

ISIS sempat mengancam akan menaklukkan Roma dalam sebuah video propaganda. Mereka juga mengancam akan menanam bendera hitam kekhalifahan di atap Basilika Santo Petrus.

“Tidak ada satu orang pun di Roma yang kebal terhadap ancaman itu, tapi Anda bisa mengambil tindakan pencegahan,” ujar Paus.

Kini, sudah ada banyak keluarga pengungsi yang diterima oleh paroki-paroki di Vatikan. Paus tidak mau siapa pun menganggap remeh krisis pengungsi ini.

“Saat saya mengatakan setiap paroki harus mau menerima keluarga pengungsi, saya tidak bermaksud agar paroki menempatkan mereka di gedung parokinya. Hanya saja, jika paroki menemukan suatu tempat yang dapat digunakan untuk tingal, mereka dapat mengajukannya,” Paus menambahkan. (vv/IM)

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *