Miliki Kecepatan Internet Hingga 1GB Per Detik, Ini Dia Teknologi Li-Fi


f7bb2c56941520f6a046f70629aa0e8cJakarta – Cara memancarkan komunikasi nirkabel, dengan kecepatan 100 kali lebih cepat dari Wifi berhasil ditemukan oleh para ilmuwan di Estonia. Teknologi ini disebut Li-fi, dengan memanfaatkan cahaya, Li-fi mampu menghasilkan kecepatan internet hingga 1 gigabit per detik. Teknologi ini akan tersedia di pasaran dalam tiga sampai empat tahun mendatang.

Bila Wi-fi  memanfaatkan gelombang radio, maka Li-fi memanfaatkan proses yang disebut Visible Light Communication (VLC), yang membutuhkan cahaya yang bisa diambil dari lampu LED biasa.

Cara kerja Li-fi serupa dengan kode morse. Lampu berkedip-kedip sedemikian cepat, sehingga tak terdeteksi oleh mata manusia, dalam sebuah pola tertentu, kemudian mengirim data dalam kode biner.

BBC mengatakan bahwa Li-fi hanya membutuhkan setidaknya tiga komponen. Pertama cahaya dari lampu biasa, kedua, sumber koneksi internet, dan yang terakhir sebuah photo detector.

Li-fi berhasil diuji di beberapa perkantoran di Tallin, Estonia, oleh peneliti dari sebuah perusahaan rintisan bernama Velmenni. Dimana data internet berkecepatan 1 gigabit per detik berhasil dikirim.

“Kami telah mendesain sebuah solusi lampu cerdas untuk lingkungan industrial, tempat komunikasi berbasis data internet bisa dilakukan memanfaatkan cahaya. Kami juga sedang melakukan beberapa proyek dengan perusahaan swasta, yang di dalamnya kami memasang jaringan Li-fi untuk mengakses internet di kantor mereka,” kata Deepak Solanki, CEO Velmenni.

Istilah Li-fi pertama kali diperkenalkan oleh Harald Haas dari Edinburgh University, saat ia mendemonstrasikan teknologi itu dalam konferensi Ted (Technology, Entertainment, and Design) pada 2011. Haas menunjukkan bagaimana internet yang dipancarkan oleh sebuah lampu LED bisa memutar sebuah video berkualitas high defenition.

Haas mengatakan dengan teknologi Li-fi, semua lampu di dunia, baik di jalan, di rumah, di perkantoran, bahkan di pesawat terbang, akan bisa berubah menjadi pemancar internet.

Salah satu keunggulan Li-fi, menurut dia adalah karena tak menggunakan sinyal radio maka teknologi itu bisa digunakan di mana saja, termasuk di pesawat terbang maupun rumah sakit. Dengan kata lain, cahaya tak akan mengganggu radio pesawat atau perangkat lain di rumah sakit.

Li-fi juga dikalim lebih aman dari ancaman peretas karena tidak seperti Wi-fi, cahaya punya jangkauan terbatas. (sr/IM)

 

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *