KPK Tangkap Dewie Yasin Limpo Terkait Kasus Suap Proyek Di Papua


0c832a52-499f-4b4b-a2d3-28f1fd2ef672_169Jakarta – Dewie Yasin Limpo, Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi Partai Hanura ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)  dalam operasi tangkap tangan pada Selasa (20/10) pukul 19.00 WIB, di Bandara Soekarno Hatta. Ia terkait kasus dugaan suap proyek pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro di Kabupaten Deiyai, Provinsi Papua.

“Jadi, dugaan penerimaan ini yang salah satunya diterima anggota DPR terkait pengembangan pembangkit listrik tenaga mikro hidro di Kabupaten Deiyai, Papua untuk anggaran 2016,” ujar  Pelaksana Tugas Komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Johan Budi, di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (21/10).

Johan mengungkapkan, dugaan kasus didapat setelah memeriksa intensif sejumlah orang., Dewie ditangkap bersama dengan BWA, yang diduga asisten Dewi.

Beberapa jam sebelum penangkapan Dewie, KPK telah menangkap enam orang di kawasan Kelapa Gading. Sekitar pukul 17.45 WIB, KPK memeriksa RB, IR (Kepala Dinas Pertambangan Kabupaten Deiyai), SET (pengusaha), DEV (ajudan), HAR (pengusaha) dan seorang pengemudi dari mobil rental.

“Setelah terjadi serah terima antara SET dan HAR kepada RB, kemudian penyidik dan penyelidik menanangkap (mereka) di sebuah rumah makan,” tutur Johan.

Dari operasi ini, tim penyelidik juga menemukan uang sejumlah 177.700 dolar Singapura yang ditaruh dalam sebuah tas. Penyelidik KPK juga menyita sejumlah dokumen dan telepon gengam.

Johan mengatakan, IR dan SET diduga sebagai pemberi suap dan melanggar pasa 5 ayat 1 huruf a huruf b atau pasal 13 Undang-Undang Nomor 31Tahun 1999 sebagaimana diubah UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tipikor.

Sementara Dewie Limpo bersama RB dan BWA diduga menerima suap dan melanggar pasal 12 huruf a, huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31Tahun 1999 sebagaimana diubah UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tipikor.

Pagi ini, tim penyidik KPK telah menyegel ruangan Dewie Limpo yang terletak di lantai 16 Gedung Nusantara I DPR, sekaligus melakukan penggeledahan selama satu jam. (cnn/IM)

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *