AS Berlakukan Bea Impor Tiongkok Senilai Rp3.000 Triliun


A container ship sails by the business district in Qingdao in east China’s Shandong province, Thursday, Sept. 13, 2018. Washington has invited Beijing to hold new talks on their escalating tariff dispute, the Chinese foreign ministry said Thursday, ahead of a decision by President Donald Trump on whether to raise duties on $200 billion of Chinese imports. (Chinatopix via AP)

Perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan TiongkokĀ  bereskalasi setelah AS mengenakan bea masuk terhadap 6.000 produk impor Tiongkok bernilai US$200 miliar atau hampir Rp3.000 triliun.

Seperti dikutip BBC, Selasa (18/9), Presiden AS Donald Trump mengatakan, penerapan bea masuk ini merupakan tanggapan dari aksi Tiongkok yang melakukan “praktik dagang tidak adil, termasuk subsidi dan aturan yang mensyaratkan perusahaan-perusahaan asing di sektor tertentu menghadirkan mitra lokal”.

“Kami sudah sangat jelas mengenai jenis perubahan yang harus dilakukan, dan kami telah memberi semua peluang kepada Tiongkok untuk memperlakukan kami lebih adil. Tapi, sejauh ini, Tiongkok tidak bersedia mengubah praktiknya,” ujarnya.

Trump memperingatkan bahwa jika Tiongkok membalas, maka AS akan “langsung melaksanakan fase tiga” yaitu penerapan bea masuk terhadap produk impor Tiongkok senilai US$267 miliar atau hampir Rp4.000 triliun.

Hal ini berarti nyaris semua impor Tiongkok ke AS akan dikenai bea masuk. Kebijakan bea masuk sebesar 10%-25% yang akan berlaku mulai 24 September mendatangĀ  ini diterapkan pada barang keperluan sehari-hari, mulai dari koper, tas jinjing, kertas toilet, hingga wol.

Produk makanan juga tak luput dikenai bea masuk, seperti daging beku, beragam jenis ikan, kedelai, buah-buahan, serta beras.

Bea masuk AS terhadap produk impor Tiongkok semula meliputi lebih dari 6.000 jenis barang, namun sebanyak 300 jenis belakangan dicoret dari daftar, antara lain jam pintar, helm sepeda, serta kursi untuk bayi.

Perubahan ini dilakukan setelah protes keras sejumlah perusahaan, termasuk Apple, Dell, dan Hewlett Packard Enterprise.

Perusahaan-perusahaan ini khawatir penerapan bea masuk akan meningkatkan harga jual mengingat banyak produk mereka dibuat di Tiongkok.[SP /

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

One thought on “AS Berlakukan Bea Impor Tiongkok Senilai Rp3.000 Triliun

  1. Perselingkuhan Intelek
    September 20, 2018 at 12:45 am

    Perang Dagang jauh lebih baik dibanding Perang Nuklir

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *