Anas Harus Waspadai Upaya Kudeta

Posted on February 3 2012 by PR / IM

Sementara itu Ketua DPP PD Gede Pasek Suardika mengimbau Anas untuk mewaspadai upaya kudeta terhadap kekuasaannya di PD. Di mana Upaya kudeta akan menjerumuskan Anas dengan berbagai cara. “Anas harus waspada atas kudeta merangkak yang dulu diawali kudeta merayap, jangan sampai berdiri dirapikan,” tutur Pasek.

Menurut Pasek, kepentingan para pemain yang berniat mengkudeta Anas ini berujung pada pemilu 2014. Modusnya, menurut Pasek, menyudutkan Anas dalam berbagai sisi, termasuk mendiskreditkannya dengan kasus Nazaruddin.

“Kepentingannya adalah untuk 2014. Pertama dijatuhkan dari ketum untuk ambil alih kepentingan 2014. Permainan ini bisa juga sampai pada Dewan Pembina,” kata orang dekat Anas itu.

Ia menduga ada nafsu politik orang-orang tertentu yang sulit terealisasi jika Anas tak lengser. Karena itu, pelengseran Anas menjadi kunci karier politiknya.

Menyinggung mundurnya Anas tersebut, Ketua DPR RI Marzuki Alie memilih puasa bicara kepada wartawan. “Saya tidak punya kapasitas untuk itu, jadi saya tidak mau masuk ke wilayah yang bukan wilayah saya,” ujarnya.

Di sisi lain Wakil Ketua Dewan Pembina ini menegaskan jika isu pergeseran FPD DPR ini akibat konflik internal PD. Ketua Komisi III DPR Benny K Harman yang akan diganti adalah orang dekat Ketua Umum PD Anas Urbaningrum, yang terus digoyang di internal PD.

Benny K Harman disebut-sebut akan digantikan oleh Didi Irawadi Syamsuddin anak dari Sekretaris Dewan Kehormatan PD Amir Syamsuddin. Didi dikabarkan orang dekat Sekretaris Dewan Pembina Andi Mallarangeng sekaligus orang kepercayaan Presiden SBY saat ini.

Namun Marzuki Alie membantah hal ini. Menurutnya rotasi di FPD DPR tak ada kaitannya dengan dewan pembina PD. “Dewan pembina di Majelis Tinggi kalau fraksi di DPP, rotasi fraksi tidak ada urusan dengan Dewan Pembina, mau pindahan mau apa terserah. Kalau Ketua Dewan Pembina mungkin iya,” tandas Marzuki.

Menurut Marzuki, rotasi di FPD sangat ditentukan FPD sendiri. Meskipun DPP juga berwenang dalam pengambilan keputusan. “Itu tergantung pimpinan fraksi nggak ada urusan dengan Ketua DPR,” katanya. FPD DPR memang akan merombak posisi pimpinan Komisi di DPR.

“Kalau pergeseran tentu putaran-putarannya setiap saat tentu tidak ada batas waktu. Sudah setahun setengah akan ada putaran terjadi ya sudah waktu yang pas,” kata Ketua FPD DPR, M Jafar Hafsah.

Hal yang sama diungkapkan Hayono. “Rotasi ini biasa yang rutin, tidak ada kaitannya dengan konflik internal. Apalagi dikaitkan dengan isu Anas. Saya pikir jauh. Rotasi tersebut juga bukan ranah dewan pembina melainkan ranah DPP yang dipimpin Ketua Umum. DPP PD melakukan evaluasi dari laporan fraksi dalam rangka peningkatan efektifitas kinerja anggota,” kata Hayono.

This post was submitted by PR / IM.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

One Response to “Anas Harus Waspadai Upaya Kudeta”

  1. binsit says:

    Apapun alasan dan opini yg dibuat anggota FPD untuk menyelamatkan anas dan partainya,Rakyat sudah tahu dan sudah lebih pintar utk dapat dikibuli.

Leave a Reply