
Negara-negara Skandinavia menyatakan siap membantu pengejaran buronan Komisi Pemberantasan Korupsi yang kabur ke luar negeri. Demikian yang diungkapkan Duta Besar Finlandia untuk Indonesia, Kai Sauer dalam jumpa pers di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Selasa (17/1/2012). “(buronan KPK) tidak akan dikasih visa jika datang ke negara-negara ini,” kata Kai.
Dia mewakili duta besar dari tiga negara Skandinavia lainnya, yakni Elvind Homme dari Norwegia, Ewa Polano dari Swedia, dan Borge Petersen, Duta Besar Denmark untuk Indonesia yang juga hadir dalam jumpa pers tersebut. Selain para duta besar, hadir pula Ketua KPK Abraham Samad, dan dua wakil ketua KPK, Bambang Widjojanto dan Zulkarnain.
Menanggapi pernyataan para duta besar ini, Bambang mengatakan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan penegak hukum lain dan perwakilan Indonesia di negar-negara Skandinavia itu jika ada buronan KPK yang diduga lari ke sana. “Kami pasti akan berkomunikasi, juga dengan penegak hukum yang lain, menghubungi para duta besar Indonesia di sana,” kata Bambang.
Adapun kunjungan duta besar dari empat negara Skandinavia ke KPK itu dalam rangka meningkatkan kerja sama pemberantasan tindak pidana korupsi. Ketua KPK, Abraham Samad berharap, kerja sama KPK dengan negara-negara Skandinavia dapat berjalan lebih intensif melalui proyek dan bentuk kerja sama yang lebih strategis. “Indonesia saat ini menempati peringkat 100 dengan IPK (indek persepsi korupsi) 3. Perlu belajar dari keempat negara serta membangun dan aplikasikan best practice (praktek terbaik) yang dapat dicontoh,” kata Abraham.
Pasalnya, negara-negara di Skandinavia ini terkenal unggul dalam hal transparansi. Duta Besar Swedia untuk Indonesia Ewa Polano mengatakan, keterbukaan pers merupakan suatu hal yang menguntungkan bagi Indonesia dalam memberantas tindak pidana korupsi. Ke depannya, Ewa berpesan agar KPK mempertahankan kinerjanya yang dinilai baik selama ini dengan turut merepresentasikan kinerja melalui media.
This post was submitted by Icha Rastika | I Made Asdhiana / Kps.

