Warga Mulai Serbu Pernak-pernik Imlek

Posted on January 13 2012 by Sri Rahayu Ningsih / SH

Jelang perayaan Imlek yang jatuh pada 23 Januari mendatang, warga Kota Jambi mulai menyerbu berbagai pernak-pernik dan perlengkapan Imlek, yang dipajang di berbagai mal dan pusat pertokoan di kota tersebut. Pernak-pernik tersebut di antaranya lampion, lilin, dupa, pajangan-pajangan berbentuk kelinci, angpao, dan kain tuilien (kain merah).

Harga yang ditawarkan juga beragam, mulai dari puluhan ribu hingga ratusan ribu rupiah, tergantung bentuk dan kualitas barang yang diinginkan. Selain menyediakan berbagai perlengkapan Imlek, mal dan pusat perbelanjaaan di Jambi juga mengadakan diskon besar-besaran untuk menyambut tahun baru tersebut.

Ramayana Department Store misalnya, pusat perbelanjaan ini menggelar promo Pesta Imlek, yang digelar mulai 5-24 Januari 2012. Dalam promo ini, berbagai aksesoris, produk makanan, dan buah-buahan diberikan diskon spesial dengan harga yang jauh lebih murah dari harga biasa.

Menurut Doni, Supervisor Area dan Promosi Ramayana Jambi, dalam promo tersebut, berbagai pakaian, sepatu, tas, hingga perlengkapan masak, dijual dengan diskon berkisar 20-70 persen. Harga ini cukup membuat, bukan hanya warga Thionghoa, tapi juga warga muslim, menyerbu berbagai pusat perbelanjaan di Jambi.

Acara promo ini diakui Doni sangat mendongkrak angka penjualan di Ramayana. Omzet pusat perbelanjaan tersebut, setiap promo Imlek, menurut Doni, akan naik hingga lebih dari 200 persen.

Hal yang sama juga terlihat di WTC Batanghari, Meranti Swalayan, Jamtos, dan berbagai kawasan pusat perbelanjaan lainnya di Jambi. Di Meranti Swalayan misalnya, pusat perbelanjaan yang berada di daerah yang mayoritas dihuni warga Thionghoa ini, sejak seminggu lalu, telah menjual berbagai perlengkapan Imlek.

Didi Bongsu, pemilik Meranti Swalayan Talang Banjar Jambi mengatakan, maraknya penjualan aksesori Imlek ini sudah menjadi tradisi. Begitu masuk Desember penjual mulai meningkat. Meskipun saat ini pengunjung umumnya baru melihat-lihat, tetapi tak sedikit pula yang langsung sudah memboyong pulang atribut Imlek.

Menurut Didi, pusat perbelanjaan yang dikelolanya telah menyediakan berbagai pernak-pernik aksesoris untuk menyambut tahun baru China tersebut, seperti lampion dan amplop untuk pembagian angpao.

Tahun Diagungkan

Didi mengatakan, Hari Raya Imlek yang jatuh pada 23 Januari mendatang, yakni pada 2012 atau 2563, menurut penanggalan China adalah tahun Naga. Tahun tersebut diyakini sebagai tahun yang diagung-agungkan atau dibanggakan dari segala shio dan datangnya hanya satu kali dalam 12 tahun.

Karena itu, pihak Meranti Swalayan memberikan diskon yang sangat istimewa untuk menyambut tahun baru kali ini. Meriahnya Tahun Baru Imlek di Jambi, antara lain juga disebabkan sebagian besar pemilik pusat-pusat perbelanjaan di daerah tersebut adalah warga etnis Thionghoa. 

This post was submitted by Sri Rahayu Ningsih / SH.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply