
Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek, banyak aksesori pelengkap diburu warga keturunan Tionghoa. Dari sekian aksesori, yang banyak dicari oleh para peminatnya adalah pohon
Jeruk Kim Kat atau biasa disebut pohon jeruk Imlek.
Pohon jeruk yang dijual, ada yang asli dengan buahnya yang segar dan ranum. Ada juga yang terbuat dari plastik sebagai penghias. Untuk pohon jeruk yang asli, tingginya antara 1 meter hingga 2 meter ini memiliki buah yang sangat kecil.
Buah mungil tersebut diyakini sebagai tumbuhan yang bisa mendatangkan rezeki bagi siapa saja yang memasangnya pada saat perayaan Imlek berlangsung. Jeruk Imlek juga merupakan lambang keharmonisan dan kekayaan.
Untuk di Palembang, saat ini sudah banyak yang menjualnya baik dalam bentuk yang asli ataupun plastik. Salah satunya yakni di Bazar Imlek Vihara Maitreya Duta yang berlangsung tiga hari, Jumat (6/1/2012)-Minggu (8/1/2012).
Harga pohon jeruk dalam pot tersebut dijual Rp 88 ribu setiap potnya. Bentuknya yang seperti asli, bisa membuat kita terkecoh. Namun, pohon jeruk tersebut terbuat dari plastik dan sangat cantik untuk diletakkan di meja ruang tamu sebagai penghias ruangan.
Perayaan Imlek juga identik dengan adanya pohon Mei Hwa. Pohon mei hwa memiliki bunga berwarna merah muda seperti bunga sakura. Biasanya di bunga ini diletakkan pernak-pernik imlek serta diletakkan amplop warna merah (angpao).
Pohon Mei Hwa berbunga merah muda merupakan pohon harapan atau miracle wish tree, tempat di mana ratusan harapan manusia disampaikan pada perayaan Tahun Baru Imlek
This post was submitted by WK ./ IM.

