TEHERAN, .- Kapten kapal nelayan Iran “Al Molai” mengucapkan terima kasih kepada tentara Angkatan Laut Amerika yang telah membantu menyelamatkan dirinya dan dua belas awak kapal lainnya dari tawanan para perompak laut Somalia.
“Kapten kapal Al Molai itu menyatakan rasa terima kasihnya yang tulus karena kami telah membantu mereka. Dia khawatir, tanpa bantuan kami, mereka bisa saja disandera selama berbulan-bulan,†ujar pejabat Badan Penyelidik Kriminalitas Angkatan Laut Amerika, Josh Schminky mengutip pernyataan Kapten Kapal Iran “Al Molai”.
Seperti dilaporkan yahoo news, Sabtu (7/1),yang mengutip sumber Pentagon itu, penyelamatan nelayan Iran yang dilakukan militer Amerika tersebut terjadi hanya dua hari setelah pejabat Iran (3/1) mengancam AS agar kapal induk USS John C Stennis yang saat itu berada di Laut Oman agar tidak kembali lagi ke wilayah Teluk Persia.
Dilaporkan, kawasan Teluk bukan tempat baru bagi AS untuk menempatkan sejumlah kapal induknya. Menurut Jubir Gedung Putih George Little, sudah puluhan tahun AS menambatkan sejumlah kapal induknya di kawasan Teluk, tepatnya di wilayah sekutu mereka, di antaranya Bahrain dan Kuwait.
Sementara otoritas pemerintah Iran mengatakan, ancaman itu dikeluarkan karena mereka ingin menegaskan kedaulatan wilayah mereka di Selat Hormuz. Sebelumnya, AL Iran baru saja menyelesaikan latihan militer mereka di wilayah selat tersebut.
This post was submitted by PR / IM.





















