Los Angeles City Blessing Churches mempersembahkan drama “The King and I” pada
Perayaan Natal 2010, yang diselenggarakan pada tanggal 18 Desember 2010, di 735 S. Mills
Ave, Claremont. Walaupun hari hujan, acara ini dihadiri oleh 400 orang. Acara diawali dengan
doa pembuka oleh Pastor Tom Lay, dilanjutkan dengan pertunjukan tari dari anak-anak Sekolah
Minggu yang berjudul “Hallelujah Praise The Lord.†Dengan lagu dan kostum Chinese, anak-
anak berumur 3 – 6 tahun dengan lucu dan lincahnya menari dan berjoget.
Drama “The King and I” diceritakan dengan latar belakang kerajaan di negeri Timur,
yang menceritakan kisah seorang gadis muda bernama Xiao Li dibawah asuhan sang Paman,
Huang An. Semenjak kecil, Sang Paman mengajar Xiao Li untuk rajin membaca firman Tuhan,
percaya, dan beriman kepada Tuhan. Pada zaman itu, Raja Wu mengalami marah terhadap sang
Ratu karena Sang Ratu tidak mau menghadap pada saat dipanggil. Murka raja membuat Sang
Ratu diturunkan dari tahta, dan Raja Wu mengadakan sayembara pemilihan Ratu baru, dimana
seluruh gadis di kerajaan Wu diharuskan turut serta. Xiao Li-pun mengambil bagian dari
sayembara tersebut sekalipun ia tidak ingin dinikahkan dengan Raja Wu. Ada empat putri yang
turut serta pada sayembara pemilihan Ratu baru tersebut. Bagian dari drama ini sangat menarik
karena keempat peserta memiliki karakter yang berlainan dan mengundang gelak tawa dari para
penonton.
Klimaks dari drama ini adalah pada saat Perdana Menteri yang jahat, Li Guang, dibuka
kedoknya oleh Ratu Xiao Li, yang memberanikan diri untuk menghadap raja dengan didukung
oleh doa dan puasa dari seluruh bangsa mereka (bangsa Ye). Raja Wu sangat marah ketika
mendengar bahwa Ratu dan seluruh bangsanya akan dibunuh atas perintah Li Guang yang telah
menyalahgunakan cap kerajaan. Li Guang dihukum di tiang gantungan yang telah dia persiapkan
sendiri dan Raja menghapuskan peraturan Li Guang tersebut. Kisah ini menyampaikan pesan
bahwa kepercayaan dan iman terhadap Tuhan dapat membuat hal yang tidak mungkin menjadi
mungkin.
Drama ini diarahkan oleh Hendrick Wu dan didukung oleh 14 penari dari Praise Majesty
Dance Team dari Creative Ministry di Temple City City Blessing Church. Creative Ministry ini
mencakup Worship, Dance, Drama/Performing Arts, Multi Media, dan Audio/Video. Naskah
drama ditulis oleh Debora Rachmat dan disadur dari cerita alkitab dari buku Ester. Kostum yang
dipergunakan sebagian dibeli dari langsung China dan sebagian lagi dijahit khusus untuk drama
ini. Mahkota dari Xiao Li juga dibuat sendiri secara khusus oleh Jeffry. Make Up dan tata rambut
dari para pemain utama dikerjakan oleh Aling Salon.
Acara Natal ini juga dimeriahkan dengan paduan suara gabungan dari jemaat Claremont
CBC dan Temple City CBC yang menyanyikan lagu Aku Percaya dan Yesus Datang Membawa
Kelimpahan.
Pesan Natal disampaikan oleh Senior Pastor Paul Tan, yang menyampaikan Tiga
Pengharapan yang diberikan oleh Kristus: 1. Masa lalu Anda tidak bisa mendikte masa depan
Anda, 2. Keadaan Anda sekarang bukan berarti nasib Anda, 3. Kekecewaan Anda bisa berubah
menjadi keberhasilan Anda. Janji TUHAN kepada kita: “Sebab Aku ini mengetahui rancangan-
rancangan apa yang ada padaKu mengenai kamu, demikianlah firman Tuhan, yaitu rancangan
damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang
penuh harapan.†(Yeremia 29:11)
Acara Natal ditutup dengan doa secara khusus untuk tiap pribadi yang ingin didoakan
dan kemudian ada acara berfoto bersama dengan para pemain serta makan malam di ruang
fellowship.
This post was submitted by Tara Ongko / DT / IM.




















