Hari datang silih berganti
Bulan dan tahunpun terlewati
Tapak melangkah tiada henti
Mendulang asa tiada tepi
Peluh menetes membalut raga
Merangkum dolar merengkuh asa
Mata berbinar menuai cita
Pucuk dicinta ulampun tiba
Waktu berpacu dilubuk rasa
Kemilau emas menyesak dada
Waktu ‘tuk sang Khalik hilang tak tersisa
Hingga suatu ketika……..Yesus berkata :
“Anakku waktumu telah habisâ€
This post was submitted by Andreas Soehardjo/IM.




















