Mengapa Ilmuwan Pilih ke Luar Negeri?

Posted on March 18 2010 by Yasmine Jessica – Jakarta Selatan

Setiap kali mendengar para ilmuwan Indonesia lebih me­milih berkarier di luar negeri, hati ini jadi miris. Betapa tidak, dari sekitar 800 ilmuwan Indonesia di luar negeri, sekitar 400 orang di antaranya bekerja di institusi penelitian ber­gengsi, bahkan banyak yang menduduki posisi penting. Untuk itu, semestinya pemerintah Indonesia mawas diri dan mengatahui alasan para aset bangsa itu “lari” ke luar.

Wakil Ketua Ikatan Ilmuwan Indonesia Internasional (I4) Dr Arif Satria mengingatkan bahwa para ilmuwan tersebut adalah aset bangsa yang seharusnya di­manfaatkan untuk kepentingan negara. Mereka bisa di­manfaatkan untuk membuka akses bagi ilmuwan di Indonesia untuk belajar atau melakukan riset di institusi tersebut, serta membagikan informasi bagi Tanah Air menyangkut kemajuan penelitian di suatu negara.

Saya pribadi sepakat dengan pendapat Arif bahwa para ilmuwan yang bekerja di luar negeri bukan pengkhianat bangsa. Mereka memilih berkarya di luar negeri karena pertimbangan karier yang lebih bagus dan lebih dihargai. Jadi, secara finansial mereka lebih terjamin. Coba bandingkan dengan pendapatan di Indonesia. Akan tetapi syukurlah, pada Juli 2009 telah dibentuk I4 untuk merangkul ilmuwan Indonesia yang berada di seluruh penjuru dunia. Mudah-mudahan lewat lembaga itu jasa mereka dapat digunakan bagi Tanah Air.(sinarharapan)

This post was submitted by Yasmine Jessica – Jakarta Selatan.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply