Detroit – Recall besar-besaran yang dilakukan Toyota tidak hanya berpengaruh ke masalah finansial saja, namun juga bisa membebaskan orang yang dipenjara.Apa sebabnya? Koua Fong Lee, pengendara Toyota Camry asal Laos yang tinggal di Amerika dijatuhi hukuman 8 tahun penjara, karena dituduh telah membunuh 3 orang dalam kecelakaan yang melibatkan mobil Toyota Camry miliknya.
Insiden tragis itu sendiri berlangsung bulan Juni tahun 2006 di Minnesota Amerika, ketika Lee mengendarai Toyota Camry tahun 1996, dan karena alasan tertentu menurut versi Lee mobil yang dikendarainya tiba-tiba mempercepat sendiri, dan berakhir dengan menabrak mobil lain. Sebagai akibat dari kecelakaan, tiga orang tewas, Javis Trice Adams (33 tahun), putranya Javis, Jr (10 tahun), dan keponakannya Devyn Bolten (6 tahun).
Koua Fong Lee mengklaim, bahwa pedal gas mobilnya bermasalah pada hari itu
ketika Camry 1996 miliknya melesat sendiri sampai pada kecepatan lebih dari 112 km per jam. Namun, juri waktu itu tidak percaya cerita Lee, dan menghukumnya 8 tahun penjara. “Ada kesalahan yang mengerikan di sini, dan ada orang yang tidak bersalah di penjara,” ujar pengacara Lee, Brent Schafer, kepada ABC News, Selasa (2/3/2010)
Dan akhir-akhir ini, ketika berita tentang recall Toyota mencuat, Lee pun berniat untuk melakukan peninjauan kembali terhadap kasusnya. Pengacara Lee akan mendorong untuk melakukan inspeksi pada Camry tahun 1996, yang diproduksi jauh sebelum model recall yang diumumkan oleh Toyota, untuk melihat apakah masalah mekanis adalah faktor penyebabnya
Hasilnya, Lee bisa saja dibebaskan dari masa hukumannya, dan berbalik
melakukan penuntutan pidana terhadap Toyota yang sebenarnya bertanggung jawab atas hilangnya 3 nyawa saat insiden kecelakaan tersebut terjadi. “Aku yakin 100 persen bahwa aku mengangkat kaki dari pedal gas dan bahwa aku menginjak rem sekeras mungkin,” bela Lee. Dan ketika sudah diselidiki pasca kecelakaan, mekanik menemukan rem berada di urutan kerja yang benar dan ketika Lee diberitahu bahwa tidak ada yang salah dengan rem, ia pun kaget dan bersyukur adanya recall Toyota.
Namun klaim Lee ini bisa saja tidak terbukti mengingat mobil-mobil Camry yang diakui Toyota memiliki pedal gas bermasalah adalah mobil keluaran terbaru yakni mobil keluaran 2007-2010.
Para Eksekutif Toyota Akan Tampil Lagi di Capitol Hill
Para eksekutif Toyota akan tampil di hadapan komisi Kongres Selasa ini. Ini merupakan sidang dengar pendapat ketiga sejak produsen mobil itu menarik produk dari pasar dalam jumlah besar karena isu keselamatan.
Yoshimi Inaba, presiden Toyota untuk Amerika Utara, akan memberi kesaksian di hadapan Komisi perdagangan, Sains dan Transportasi Senat. Dia diduga akan mengumumkan pengangkatan mantan menteri transportasi Amerika Rodney Slater sebagai kepala panel independen yang akan meninjau sistem pengawasan mutu perusahaan tersebut. Slater menjabat sebagai menteri transportasi di bawah mantan Presiden Bill Clinton.
Direktur pengawasan mutu dan kepala insinyur Toyota juga akan tampil di hadapan panel Senat. Minggu lalu, Presiden Toyota Akio Toyoda minta maaf di hadapan Komisi Pengawasan dan Reformasi Pemerintah karena tidak melakukan hal yang cukup untuk memperbaiki masalah keselamatan yang memicu penarikan besar-besaran tersebut.
This post was submitted by Bagja Pratama - detikOto.






















