(Philadelphia), Tulang hidung Da (62) remuk akibat suatu peristiwa perampokan dan penganiayaan yang dialaminya Jum’at 12 February lalu sekitar pk.08.00 malam. Untuk suatu keperluan, malam itu Da harus pergi berjalan kaki kesuatu tempat tidak jauh dari rumahnya di Philadelphia. Saat
tiba di Mifflin Street dan persimpangan Bancroft Street, didepan lokasi bengkel mobil, dua pemuda kulit hitam menghadang dari depan dan belakang. Salah seorang dari mereka mengalihkan perhatian dengan menyapa ‘What’s up man ?’, sesaat kemudian wajah Da dihujani tinju bertubi-tubi hingga jatuh tersungkur bermandikan darah. Setelah menguras seluruh isi saku Da yang terdiri dari dompet, cel-phone dan kunci rumah, kedua perampok tersebut kabur. Da kemudian dilarikan ke Methodist Hospital untuk pengobatan.
Menurut pantauan, lokasi penganiayaan yang menimpa Da merupakan daerah sepi saat malam hari. Ada usaha bengkel mobil dan gudang yang aktivitasnya berhenti disore hari. Agar terhindar dari kejadian yang menimpa Da, jika anda harus keluar dimalam hari usahakan tidak bepergian seorang diri. Selama berada dijalan, visualisasikan diri anda hingga terlihat
oleh pengendara kendaraan bermotor. Kantongi Personal Alarm dan bunyikan jika seseorang membuntuti anda.
Dari populasi 1,5 juta orang di Philadelphia, 2000-an diantaranya adalah WNI yang tinggal berdekatan dibagian selatan kota (South Philly). Dikota ini, 1 dari setiap 73 orang pernah menjadi korban perampokan dengan kekerasan. Tahun lalu (Dn) seorang mahasiswa asal Indonesia yang bekerja sambilan sebagai pengantar pizza nyaris tewas diterjang peluru dalam suatu peristiwa perampokan saat mengantar pizza.(IM)
This post was submitted by Bono Anggono - Indonesia Media.






















