Dua orang lagi telah didakwa dalam rencana yang gagal untuk menyerang sistim kereta bawah tanah kota New York dengan beberapa bom. Adis Medunjanin dan Zarein Ahmedzay hadir di pengadilan federal di Brooklyn,
New York, hari Kamis. Mereka menyatakan diri mereka tidak bersalah atas tuduhan terorisme, termasuk konspirasi menggunakan senjata pemusnah massal dan memberikan dukungan materi kepada al-Qaida.
Kedua terdakwa, yang berusia sekitar 20-an tahun, adalah teman sekelas SMA dari tersangka sesama konspirator Zazi Najibullah. Senin lalu, Zazi mengaku bersalah. Zazi, seorang imigran Afghanistan, bekerja sebagai pengemudi bis shuttle untuk perusahaan penerbangan di Colorado. Dia ditangkap tahun lalu.
Jaksa mengatakan, mungkin banyak lagi yang akan ditangkap terkait kasus itu di luar Amerika.(VOA)
This post was submitted by Voice of America.

















