New Jersey, February 21, 2009/Indonesia Media. – Seorang petugas polisi mengatakan bahwa seorang pembuat sandwich mensisipi rambut dalam sandwich pesanan polisi yang pernah menilangnya tahun lalu. Ryan Burke ditangkap petugas kepolisian 21 February lalu saat sedang bekerja meyiapkan sandwich di GOOD FOODS TO GO dikota Evesham dengan tuduhan
penyerangan, perusakkan makanan dan ‘pembalasan dendam’ pada aparat polisi. Demikian berita yang dimuat The Courier Post.
Burke melayani dan menyiapkan Bagel Sandwich yang dipesan seorang petugas polisi yang pernah menilangnya karena pelanggaran lalin pada bulan Maret tahun lalu. “Pada mulanya Burke menyangkal telah mensisipi rambut pada sandwich yang dibuatnya tetapi penyelidikan lebih lanjut membuktikan bahwa Burke telah mensisipi rambut dalam sandwich yang dibuatnya”. Kapten Jeff Gural, seorang polisi dari Evesham mengkonfirmasikan hal ini pada The Courier Post.
Pembuat Sandwich berusia 26 tahun itu berkata bahwa dia tidak sengaja
mensisipi rambut pada pesanan makan siang petugas polisi yang namanya tidak diungkapkan tersebut. “Tuduhan tersebut sangat tidak masuk akal”, Ungkap Burke pada The Courier Post. “Saya bukan type orang seperti itu”. Lebih lanjut Burke menyampaikan bahwa petugas polisi yang menuduhnya tersebut telah makan direstaurant tempatnya bekerja selama beberapa kali tanpa ada insiden apapun.
Burke ditahan selama empat jam sebelum istrinya datang dan membebaskannya dengan jaminan $25,000 menggunakan uang pembayaran mortgage mereka. Sekeluar dari tahanan Burke langsung dipecat dari tempatnya bekerja selama tujuh tahun terakhir ini. Ayah seorang anak berusia 5 bulan yang kini menjadi pengangguran berkata bahwa tuduhan polisi terhadapnya telah menghancurkan hidupnya. “Apa yang saya alami ini sangat konyol, mereka telah menghancurkan hidup saya”, ujar Burke.
Harian The Courier Post melaporkan bahwa pihak kepolisian menghendaki mereka agar tidak memuat berita ini karena khawatir perbuatan tidak terpuji Burke akan ditiru oleh masyarakat. Permintaan polisi tidak digubris oleh The Courier Post (NBC/IM).
This post was submitted by Bono Anggono - Indonesia Media.






















