Jakarta – Anggota Komisi I DPR, Tantowi Yahya, menyesalkan aksi penolakan kedatangan Presiden AS Barack Obama yang terjadi belakangan ini. Kalangan yang menolak harus memahami bahwa banyak hal yang bisa dimanfaatkan dari kunjungan Obama ke Indonesia 20 Maret mendatang. “Memang mereka berhak untuk tidak setuju, tapi mohon dimengerti juga banyak manfaat kedatangan Obama,” kata anggota Tantowi saat dihubungi detikcom, Senin (8/3/2010).

Tantowi Yahya
Manfaat itu, kata Tantowi, adalah pembicaraan kerja sama di berbagai bidang seperti sosial, politik, ekonomi, budaya dan militer. Pemerintah, katanya, harus memanfaatkan semaksimal mungkin kedatangan Presiden yang pernah menghabiskan masa kecilnya di Indonesia ini. Selain itu, lanjut Tantowi, kedatangan Obama juga berbeda dengan kunjungan kepala negara-kepala negara yang lain. Sebab, Obama adalah kepala negara pertama yang memiliki kedekatan emosional dengan Indonesia.
“Setalah Obama mungkin tidak ada lagi atau bahkan tidak ada lagi pemimpin besar yang memupunyai latar belakang kedekatan emosional dengan Indonesia,” kata politisi Golkar ini. Tantowi juga berharap Obama tidak hanya bertemu dengan pemerintah saja, tetapi juga dengan parlemen. Hal ini akan membuat pembicaraan lebih multidimensional.
“Kalau ingin mendengar suara rakyat Indonesia kan lebih legitimated DPR, bukan pemerintah,” pinta Tantowi. Seperti diberitakan, ribuan massa Hizbut Tahrir Indonesia kemarin pawai keliling Kota Bogor, menuntut pemerintah Indonesia menolak kedatangan Presiden AS, Barack Obama. Alasan penolakan karena AS dinilai sebagai negara penjajah negara-negara Islam. (Laurencius Simanjuntak – detikNews)
This post was submitted by Detik News.



















pic-nya bukan tantowi tapi helmy … salah ya …. hihi
Thank you. It has been fixed.