MEDAN – Dibangunnya ruang kelas 3 di RSUD Dr Pirngadi Medan (RSPM), yang akan rampung pada Januari ini, semakin membuka peluang masyarakat untuk berobat, dan mendapatkan pelayanan kesehatan dari rumah sakit milik pemerintah itu. Termasuk juga warga Tionghoa di kota Medan.
“Ini juga untuk menjawab keraguan, bahwa rumah sakit di milik Pemko Medan hanya untuk warga pribumi saja, dan enggan melayani warga dari etnis Tionghoa,” kata humas RSPM, Susyanto, tadi sore. Sekalipun rumah sakit itu mayoritas warga pribumi, menurutnya, tidak hanya diperuntukkan warga pribumi saja, tetapi warga lain bisa berobat ke RSPM, termasuk juga warga Tionghoa.
“Tidak hanya pasien, bahkan dokter dan paramedis yang bekerja di RSPM ada juga yang dari etnis Tionghoa,” katanya. Apalagi, tambahnya, adanya bangunan baru kelas 3 yang rampung Januari ini, selain digunakan untuk pasien Medan Sehat di tahun 2010, juga difungsikan untuk melayani warga dari etnis Tionghoa.
“Karena bangunan itu akan menambah kamar di RSPM, yang semula hanya 667 tempat tidur, akan ditambah dengan 173 tempat tidur. Jadi bisa menampung pasien tambahan lagi,” katanya. (Editor : SATRIADI TANJUNG)


















