Suku bangsa Iroquois (Mohawk)
Eddy Djaja /Indonesia Media
Suku bangsa Iroquois ini terdiri dari lima suku bangsa yaitu Cayuga, Mohawk, Oneida, Onondaga dan Seneca. Mohawk Indians (Iroquois) juga disebut Kanienkeh, Kanienkehaka Kanien Kahake adalah merupakan penduduk pribumi Amerika Serikat yang berasal dari Lembah Mohawk (Mohawk Valley) di bagian utara negara bagian New York sampai arah ke selatan Quebec dan sebelah timur Ontario di Kanada. Permukiman mereka termasuk di daerah-daerah sekitar Danau Ontario dan sepanjang Sungai St Lawrence di Kanada. Suku bangsa Mohawks dikenal juga sebagai “Penjaga Pintu Timur” (Keepers of the Eastern Door) yang menjaga bangsa Iroquois ini terhadap serangan dari orang-orang kulit putih pendatang dari Eropa di abad ke-17.
Nama suku bangsa Mohawks didalam bahasa mereka sendiri adalah kanien kehaka . Terdapat beberapa teori mengapa mereka dipanggil Mohawks oleh bangsa Eropa akan tetapi yang umumnya dikenal luas adalah dari kata dalam bahasa mereka yang berarti “bangsa pemakan daging” Bangsa Belanda memanggil mereka Mohawks seperti Hawks atau Egils atau Maquasen atau Maquas sedangkan bagi bangsa Perancis mereka lebih dikenal sebagai Agniers, Maquis atau hanya sebagai Iroquois..
Pada tahun 1614 kaum pendatang bangsa Belanda membuka pusat perdagangan di Fort Nassau, New Netherland dekat Albanya, New York. Pada mulanya bangsa Belanda berdagang bulu-bulu binatang dengan suku bangsa Mahicans. Namun pada tahun 1628 suku Mohawks mengalahkan bangsa Mahican yang kemudian menyingkir ke negara bagian Connecticut. Seterusnya bangsa Mohawks memonopoli perdagangan bulu-bulu binatang tersebut dengan bangsa Belanda dan tidak mengijinkan suku Indians dari Kanada and suku-suku Indians lainnya menjalin perdagangan dengan bangsa Belanda.
Terjalinnya hubungan yang sangat baik dan harmonis antara suku bangsa Mohawks dengan bangsa Belanda sampai ke masa-masa Perang Kieft dan Perang Esopus dimana bangsa Belanda mempersentajai mereka dalam melawan berbagai suku bangsa lainnya yang bergabung dengan bangsa Perancis termasuk suku-suku bangsa Ojibwes, Huron-Wendats dan Algonquins. Setelah jatuhnya New Netherland ketangan bangsa Inggris, bangsa Mohawks di New York menjadi sekutu dari Kerajaan Inggris.
Pada kuartal kedua dan ketiga dari abad ke-18 kebanyakan bangsa Mohawks di propinsi New York bermukim di Canajoharie dan sebahagian kecil bertempat tinggal di Schohaire dan selebihnya berdiam kira-kira 30 mil keselatan sungai di Tiononderoga.Castle yang juga dikenal sebagai Fort Hunter. Pada masa sekarang ini permukiman suku bangsa Mohawks tersebar di negara bagian New York dan bagian tenggara Kanada.
Dalam sejarah Amerika suku bangsa Iroquois merupakan suku bangsa yang sangat penting diantara penduduk asli lainnya di Amerika Serikat. Dalam hal budaya hanya terdapat perbedaan antara sesama tetangga mereka. Semua menganut struktur masyarakat yang matrianeal dimana hak milik dan marga mengikuti kaum ibu. Suku ini terbagi atas tiga marga dengan lambang “kura-kura”, “beruang” dan “srigala” masing-masing dipimpin oleh kaum ibu Setelah menikah kaum pria pindah kerumah istrinya yang berupa rumah panjang (long house) dan anak-anak mereka masuk marga sang ibu. Permukiman mereka bersifat permanent dalam arti kata mereka baru akan berpindah tempat tinggal setelah berdiam selama 20 tahun..
Bahan-bahan pertanian merupakan makanan sehari-hari antara lain jagung, kacang-kacangan dan labu. Ini merupakan bahan yang sangat dipentingkan oleh suku bangsa Iroquois dimana dalam setahun mereka menyelenggarakan festival pertanian dengan doa-doa sebagai ucapan terima kasih mereka terhadap hasil panen mereka yang berhasil. Kaum wanita umumnya bekerja di sawah dibawah bimbingan seorang ibu dari pada clan mereka. Kaum pria biasanya meninggalkan kampong halaman mereka pada musim gugur untuk berburu dan kembali pada pertengah musim dingin. Musim semi merupakan musim dimana mereka pergi menangkap ikan.
(dari wikipedia dan berbagai sumber internet)
|