PERJALANAN ZIARAH KE YERUSALEM
Butce/Indonesia Media
KAISAREA ( Caesaria )
Hari pertama kita berangkat menuju Galilea. Dan dalam perjalanan itu kita singgah dibeberapa tempat, yang pertama adalah Kaisarea . Di tempat ini banyak kita jumpai peninggalan dari jaman Romawi, theater terbuka, bekas istana raja Herodes, yang berada dipinggir laut
Nama kota ini pernah disebutkan dalam alkitab, sehubungan dengan kunjungan Petrus ke rumah seorang perwira Romawi yang bernama Cornelius. Suatu langkah yang besar, karena orang Yahudi pada waktu itu tidak boleh memasuki rumah orang bukan Yahudi. Tapi karena penglihatan di rumah Simon the tanner itu dan perintah malaikat Tuhan, Petrus akhirnya ke rumah Cornelius. Bahkan memberitakan Injil sehingga mereka percaya akan Kristus. Tadinya berita injil exclusive untuk orang Israel sekarang terbuka juga untuk bangsa-bangsa lain. ( kisah rasul pasal 10)
Dari penggalian arkeologi di tempat itu, ditemukan patung-patung yang semuanya tidak berkepala. Saya kira itu bukan kebetulan, karena saya pernah melihat..hal yang sama di Agra , India di istana raja Akbar (ada section istana untuk ibunya yang beragama Hindu. Di tempat itu banyak ukir-ukiran,kayak di Borobudur , bedanya muka dan kepalanya baik binatang maupun manusia dipahat habis.oleh pasukan Muslim) Menurut pendapat saya nech barangkali patung-patung itu kepalanya dihancurkan oleh pasukan muslim..yang menguasai tempat tsb karena dianggap sebagai berhala.
Juga ada sisa peninggalan theater romawi. Bayangin aja kalo Hollywood bowl dipindahkan di Santa monica beach. Saya bisa bayangkan design suaranya pasti canggih, karena tanpa sound system bisa kedengaran sampai jauh keatas. Ndak gampang lho membuat theater di pinggir laut, masalahnya suaranya bisa ketiup angin dan harus bisa mengalahkan suara gelombang laut.
Adapun istana Herodes dibangun sedemikian rupa untuk melindungi dia dari musuhnya. Konon raja maniac ini tidak mempercayai siapun juga bahkan anggota keluarganyapun dibunuh bahasa kerennya Paranoid. Mangkanya begitu mendengar bahwa ada raja Israel ( Yesus Kristus) yang akan lahir dari orang-orang Majus, lansung aja dia memerintahkan untuk membunuh semua anak-anak yang berumur dibawah 2 tahun di Betlehem.
Di tempat ini ditemukan prasasti batu yang menyebutkan nama Pilatus . Untuk memenuhi kebutuhan air tawar di istana itu, dibuat saluran air seperti selokan yang ditopang oleh lengkungan pilar batu.
ARMAGEDDON
Kemudian kita menanjak ke gunung Megiddo . Pernah ke Griffith park, Hollywood ? Yach gunungnya kayak gitu, ndak tinggi-tinggi banget tapi bisa melihat pemandangan dari atas. Armageddon berasal dari kata HAR + Maggedon atau bukit meggido.
Armageddon ini sangat familiar di telinga orang Kristen, karena nama itu disinggung di Wahyu 16: 16 , yaitu tempat peperangan antara antikristus dan Kristus pada akhir zaman.
Kenapa tempat ini dipilih? Nah ini pertanyaan menarik. Kalau menurut saya it s make sense karena tempat ini merupakan lembah yang datar. Zaman dahulu kalo kamu mau perang besar-besaran , mau tidak mau perlu kereta kuda..atau tank-tank panser yang gede-gede. Nah untuk itu diperlukan tempat yang datar dan luas…Dan kelihatannya tempat ini sangat ideal.
Tidak heran selama ini tempat ini sudah digunakan sebagai ajang medan perang selama 3 kali. Terakhir yaitu oleh Inggris dan Turki pada tahun 1918. Di tempat ini juga terlihat penggalian arkeologi sisa-sisa peninggalan temple pemujaan dewa Baal. Kelihatannya dewa ini merupakan dewa favorite penduduk Kanaan sebelum kedatangan bangsa Israel . Dan sempat diikuti oleh bangsa Israel dibawah pimpinan ratu Izebel ( Istri raja Ahab). Agama itu sempat menjadi popular sampai-sampai imamnya aja ada 500 orang. Karena itu Tuhan sempat murka dan menhentikan hujan selam 3 tahun di Israel .
GUNUNG KARMEL DAN ORANG DRUZE
Setelah mengunjungi Armageddon kita pergi ke gunung Karmel. Tempat dimana nabi Elia menantang imam-iman dewa Baal ini untuk menurunkan api dari langit untuk membuktikan siapa Allah yang sebenarnya. Setelah Tuhan menurunkan api dari langit dan membakar korban persembahan Elia, orang Israel menangkap 500 nabi Baal dan mereka disembelih di gunung Karmel.
Lokasi ini sekarang dibangun gereja dan dirawat oleh para biarawan dan biarawati Katolik. Rupanya nama pertapaan karmel diinspirasi dari tempat ini.Di lokasi gereja ini dibangun sebuh tugu patung nabi Elia yang lagi menyembelih nabi-nabi palsu.
Yang menarik juga , di lokasi kaki gunung karmel ini banyak berdiam orang-orang Druze. Kita di Indo hampir tidak pernah mendengar nama ini. Mereka adalah orang Islam, tapi bukan Sunny atau Shiah. Mereka adalah keturunan lansung dari mertua Musa, kalau di Alkitab di sebut iman Yitro, kalau di Al quran disebut Zueb. Mertua Musa ini disebutkan di Alkitab sebagai orang Midian, turunan Abraham tapi bukan dari Izhak atau Ismail. Oleh pemerintah Israel mereka di nyatakan sebagai etnik tersendiri dan bukan etnik Arab ataupun Yahudi.
Walaupun mereka mengakui Muhammad SAW ,namun mereka tidak menganggap Mekah sebagai kota tersuci. Mereka tidak puasa di bulan ramadhan tapi merayakan Idul Fitri dan idul Adha. Sebagaimana Yitro menolong dan mensupport Musa pada waktu dia melarikan diri dari Firaun. Orang Druze juga mensupport dan sangat setia pada bangsa Israel . Mereka bahkan dengan sukarela bergabung dengan tentara Israel dari tahun 1948 sampai sekarang ini.
(Bersambung ke edisi berikutnya)
|