MISSION TRIP TO UGANDA

Bagian ke-4

Butce /Indonesia Media Bagian 1

Safarinya seru juga, namun karcisnya cukup mahal US$250 perorang . Konon uang ini digunakan untuk membantu penduduk setempat. Untuk membangun facilitas seperti sekolah , rumah sakit dan lainnya. Walaupun ada pintu gerbang yang dijaga pengawal untuk beli karcis, namun batas antara hutan lindung dan pemukiman penduduk tidak terlalu jelas.Hutannya lumayan rimbun, walaupun tidak selebat hutan tropis di Indo.Yang menarik di sepanjang jalan ada gundukan gunungan –gunungan kecil berwarna coklat bahkan ada yang setinggi 4 meter, rupanya itu adalah rumah rayap. Selain itu sekali-kali kita melihat ayam hutan dan kerbau liar. Rupanya binatangnya memang tidak sebanyak dengan yang berada di seberang sungai.

Walaupun sudah pukul 5 sore, tapi kita menyempatkan diri untuk berhenti melihat keindahan Muchison waterfall ( air terjun). Kuatirnya tidak ada waktu untuk keesokan harinya, sebab kita akan memulai safari dari subuh sampai sore. Air terjung Muchison ini merupakan bagian dari sungai Nil, yang menempuh perjalanan selama 10 hari untuk sampai ke Mesir. Begitu sampai di air terjun kita di hampiri lalat yang dikenal sebagai lalat Tse-tse. Lalat yang suka menghisap darah seperti nyamuk ini dapat menularkan penyakit tidur yang bisa mengakibatkan kematian. Memang habitat lalat ini adalah daerah yang banyak airnya seperti Muchison waterfall .Cepat-cepat kita semprotkan autan ( anti serangga) ke seluruh tubuh . Tapi tidak urung ada juga yang hinggap di leher saya, “ plak..” Cepat-cepat saya pukul dan saya amati kalo saya ada rasa ngantuk atau tidak, untung tidak apa-apa. Lalat ini benar-benar seperti kamikaze ( pasukan berani matinya orang jepang), mereka mengejar mobil kita dan berusaha untuk masuk ke dalam. Sampai nabrak-nabrak kaca segala.Bahkan dia bisa terbang mengimbangi kecepatan mobil.

 

Cabin (penginapan ) kita di dalam taman safari, adalah kamar-kamar yang dilengkapi dengan 2 tempat tidur yang berkelambu, sebauh dipan dan sebuah lemari kayu. Semua kebutuhan energi seperti air panas dan listrik didapatkan dari tenaga matahari. Walaupun begitu penginapan ini mempunyai kolam renang, keren juga kolam renang di tengah hutan. Cuman hati-hati saja terutama malam hari. Kerbau-kerbau liar pada datang dan minum dari air kolam itu.

Kita harus bangun jam 5 supaya bisa memulai safari pada jam 7 pagi. Konon binatang-binatang itu bisa dilihat pada jam-jam tersebut. Lagipula kita mengejar ferry pertama yang berangkat jam 6.30 pagi. Repot juga mandi pagi dan bersiap-siap hanya dengan cahaya dari cellular phone. Saya perhatikan , air sungai Nilnya sangat keruh dan tidak terlihat ada orang yang mandi di sungai seperti di Indo. Barangkali karena banyak buaya dan kuda nil.Juga tidak terlihat ada bangunan rumah di sepanjang sungai. Konon pemerintah Mesir banyak meloby negara-negara yang dilalui sungai Nil ini untuk membatasi pemukiman penduduk di sepanjang sungai supaya tidak mencemarkan air sungai Nil, yang merupakan urat nadi Mesir.Seperti di Indo, enceng gondok bertumbuhan dimana-mana. Dan yang uniknya matahari berwarna merah darah, entah karena polusi atau apa ndak jelas..

Berbeda dengan yang kemarin . Hari ini untuk setiap mobil, diikutkan seorang park ranger yang bersenjatakan senapan lengkap. Park ranger ini disamping sebagai guide , juga bertanggung jawab untuk keamanan kita. Adapun senapan ini, bukan untuk membunuh tapi hanya untuk memperingatkan binatang itu untuk tidak terlalu dekat. Mereka harus mempertanggung jawabkan setiap peluru yang digunakan.

Namun ada perkecualian. Apabila ada singa yang membunuh apalagi memakan manusia, singa tersebut harus dibunuh. Sebab dikhawatirkan singa itu bisa bilangin dan pengaruhi temannya bahwa daging manusia itu enak loh kayak dendeng

Kita juga menjumpai sekelompok gajah yang lagi mau makan buah pohon yang berbentuk terong, oleh penduduk setempat disebut “sausage fruit “.Rupanya buah ini merupakan makanan favorite mereka, walaupun kalo kebanyakan mereka bisa mabuk dan bisa menyerang manusia…He..he rupanya gajah juga suka fly. Kalau lagi sial, kita bisa ketemu gajah yang lagi tidur siang di tengah jalan. Semua mobil safari harus nunggu sampai dia bangun( 2 jam ), tidak ada orang yang berani mengusik dia. Karena dia bisa bad mood. Diceritakan bahwa pernah ada seorang turis India yang tidak asing dengan gajah, mencoba mendekati gajah itu sambil menjentikkan tangannya seperti yg biasa dilakukannya di India . Oleh sang gajah turis itu ditangkap dan dijadikan mainan sampai tewas.

 

Kita juga ketemu buffalo jantan yang terpisah dengan rombongannya. Biasanya binatang ini sangat berbahaya karena lagi stress. Dalam setiap kelompok buffalo hanya boleh ada 1 male dominan. Tidak jarang buffalo jantan ini membunuh anaknya sendiri kalau jantan, sebab seringkali setelah dewasa sang anak akan mengusir ayahnya dari kawanan mereka. Untuk itu sang ibu yang punya anak laki biasanya menyingkir sebentar sampai anaknya cukup dewasa baru ikut bergabung dengan kawanan mereka.

Jerapah dewasa bisa dibedakan dari warna kulitnya. Semakin tua kulitnya berubah semakin gelap. Kita pada turun ambil foto walaupun sedikit was-was karena banyak singa yang mengintai dibalik semak-semak. Kita makan siang dengan makanan ala kadarnya dari cabin. Tiba-tiba dikejutkan dengan serombongan babi hutan yang mendatangi kita ikut minta bagian. Beberapa diantaranya memperlihatkan gigi taringnya yang besar. “Untung elo tidak di Irian , otherwise gigi taring elo dicabut dan dijadikan perhiasan hidung.” sahut saya pada mereka.

 

Jam 2 siang tepat kita naik ferry menyusuri sungai Nil, mirip dengan jungle cruise Disneyland . Di sela-sela enceng gondok yang berbunga ungu tersembul kepala si kuda Nil, genit juga Bukan bukit berbunga tapi kolam berbunga.Walaupun gendut di darat mereka bisa berlari dengan kecepatan tinggi juga loh.. Warna kulitnya yang kemerah-merahan tanpa bulu mengingatkan saya akan tikus-tikus yang baru lahir ,agak jijik juga. Mereka berkubang dipinggiran sungai secara berkelompok.

Juga banyak terlihat kawanan buaya yang berjemur dipinggiran sungai menanti mangsanya yaitu sekawanan buffalo yang kehausan. Menurut saya cruise lebih fun,karena kebanyakan binatang pada ke air untuk minum apalagi pada sore hari.

Kalau mau lihat cuplikan video Mission ke Uganda ini bisa ke youtube,

 

http://www.youtube.com/watch?v=dSi7_Tl5jfw

 

Poto1 – Sebagian anggota rombongan dengan latar belakang air terjun muchison

Poto2 – Sekelompok kuda nil lagi berkubang

Poto3 – Buffalo yang lagi stress

Poto4 – Oh…hooo…dibelakang gue ya….

Poto5 – Safari bersama my twin sister…we were born exactly at the same time

Poto6 – Our African Mission Team

 

       

 


FastCounter by bCentral