Kiat Awet Muda

Mang Ucup/Indonesia Media

Mungkin pada saat ini anda belum mencapai usia lanjut karena

usia anda masih kepala tiga atau empat, tetapi saya yakin

haqul yakin, apabila anda tidak dipanggil pulang kampuang lebih

awal, anda juga akan menghadapi situasi yang sama seperti mang Ucup

yang usianya sudah mencapai 66 tahun. Mang Ucup sudah dapat

dikategorikan sebagai Manusia Rongsokan sambil menunggu tiba saatnya

untuk di Re-Cycle (Daur Ulang) baca Reinkarnasi.

Bahasa Indonesia adalah bahasa gado-gado jadi belum ada kata baku

untuk sebutan manusia usia lanjut atau MANULA sedangkan ada pula

sebutan LANSIA alias Lanjut Usia atau bisa juga disebut USILA (Usia

Lanjut) bahkan ada juga yang menyebut GLAMUR – Golongan Lanjut Umur.

Orang Inggris menggunakan sebutan Senior atau Old Age.

Berdasarkan kalender atau waktu kronologis, di Asia orang sudah

dinilai Lansia pada umumnya pada saat ia mencapai 55 tahun,

sedangkan di Eropa apabila mereka mencapai usia 65 tahun; sebab usia

itulah yang digunakan sebagai patokan untuk memulai masa pensiunnya

seseorang.

Orang bisa dinilai tua atau muda bukan dari segi usia, melainkan

dari tubuh biologis kita. Misalnya mang Ucup masih tetap merasa

dirinya muda walaupun usia sudah mencapai 66 tahun. Tahun yang

lampau saya start kuliah lagi jurusan Filsafat. Setiap hari secara

rutin melakukan fitness antara lain Body Building (Binaraga). Bahkan

kalau saya boleh sesumbar untuk mengangkat barbel atau besi 100 kg

ini tidak jadi masalah bagi mang Ucup.

 

Disamping itu setiap beberapa hari sekali, saya selalu berusaha untuk menulis artikel. Bahkan sampai sekarang pun masih hobby ke disco untuk ajojing Rock `n Roll

disana. Maaf, sekali-kali self branding atau promosi diri boleh kan ! Masalahnya tubuh ini akan menjadi semakin melorot dan semakin cepat menua apabila tidak dipakai. Jadi kuncinya untuk awet muda adalah "Use it or loose it" Saya melakukan berbagai macam aktivitas ini bukannya karena ingin mengingkari kodrat sebagai manusia lanjut

usia, melainkan bagaimana kita bisa menghambat proses penuaan ini.

 

Apakah anda tahu bahwa belajar terus menerus dengan melakukan merupakan rangsangan bagi otak hal ini dapat meningkatkan intelegensi manusia sampai mencapai usia 80-90 tahun. Perlu juga ditekankan disini bahwa seseorang bukannya tidak mau

bergerak karena merasa sudah tua, tetapi kenyataannya mereka menjadi

tua karena tidak mau atau kurang bergerak.

Maka dari itu satu pandangan dan prinsip yang salah apabila kaum muda sering kali berusaha untuk melarang atau melarang orang tua melakukan ini dan itu dengan alasan mereka itu sudah tua. Misalnya mang Ucup dengan sengaja tidak mau memiliki mobil, sebab tanpa adanya kendaraan bermotor otomatis secara langsung atau tidak

langsung; saya dipaksakan untuk lebih sering jalan kaki ataupun naik sepeda.

Dalam jurnal Nature Neuroscience, seperti dikutip Harian The Straits

Times (24 Pebruari), dimuat temuan ilmuwan bahwa pada tikus yang banyak

berolahraga, sel-sel otak baru yang tumbuh jumlahnya dua kali lipat ketimbang pada tikus yang hanya santai di kandang. Pengamatnya, neurolog Fred Gage dari Salk Institute di La Jolla, Kalifornia, AS, juga telah melaporkan temuan yang bertentangan dengan yang dipercaya selama ini, sel-sel otak manusia ternyata terus membelah dan tumbuh.

Di sinilah "senam otak", dalam arti melakukan latihan tertentu yang merangsang otak, menjadi semakin relevan.

 

       

 


FastCounter by bCentral